Tulisan Ilmiah

PENDAHULUAN Sumber daya genetik adalah substansi yang terdapat dalam setiap makhluk hidup dan merupakan sumber sifat keturunan yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan atau ditarik untuk menciptakan jenis unggul atau kultivar baru. Sumber daya genetik meliputi kerabat liar, kultivar landras, dan kultivar/varietas unggul. Kerabat liar yang dimaksud adalah kelompok tumbuhan yang
Prosiding Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti, Malang, 17 - 19 Juli 2019: 71-80, 2019 Didiek Kristianto RINGKASANApel merupakan buah pomaceous yang tumbuh baik pada daerah subtropis. Walaupun Indonesia bukan daerah subtropis, namun mampu mengembangkan tanaman apel, salah satunya di propinsi Jawa Timur (Malang dan Batu). Ada bermacam-macam varietas apel
IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Volume 406, 2nd International Conference on Life and Applied Sciences for Sustainable Rural Development 20–22 November 2019, Purwokerto, Indonesiadoi:10.1088/1755-1315/406/1/012010 Mia Kosmiatin, Chaireni Martasari, Frizky Amelia Kurniawati, Rinanda Gandhi Ningrum Prasetia, Prita Sari Dewi Abstract This research aimed to identify accessions of jeruk keprok Garut
Prosiding Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti, Malang, 17 - 19 Juli 2019: 81-90, 2019 Sri Andayani RINGKASANEvaluasi morfologi tanaman jeruk diperlukan dalam pengelolaan sumber daya genetik dan seleksi dalam kegiatan perbenihan untuk mengetahui kebenaran pada varietas yang akan dikembangkan. Tujuan percobaan adalah mempelajari karakter morfologi jeruk keprok Akiyar x
Jurnal Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5: 867–873, 2019.ISSN: 2527-8452 Mochammad Insan Musthofa, Agus Sugiyatno, Tatik Wardiyati, Mochammad Roviq ABSTRAKTanaman jeruk banyak dibudidayakan di Indonesia karena memiliki iklim yang sesuai dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Produksi tanaman jeruk pada tahun 2014 mencapai 1.785.264 ton/tahun, sedangkan pada tahun 2015 produksi
Jurnal Agronida Vol 5, No 2:51-58, 2019DOI: http://dx.doi.org/10.30997/jag.v5i2.2312 Susi Wuryantini, Harwanto, dan Rizky Arya Yudistira ABSTRAKKutu loncat jeruk Diaphorina citri adalah hama penting pada tanaman jeruk karena perannya sebagai vektor penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD). Penelitian merupakan pengujian lanjutan dari uji pendahuluan yang dilakukan sebelumnya. Tujuan penelitian adalah untuk
Jurnal Agronida Volume 5 Nomor 1, 2019, ISSN 2407-9111DOI: http://dx.doi.org/10.30997/jag.v5i1.1850 Rudi Cahyo Wicaksono, Otto Endarto ABSTRAKJeruk termasuk salah satu buah yang banyak dikonsumsi. Proyeksi permintaan buah jeruk konsumsi dari tahun 2015 - 2019, meningkat sebesar 0,52%/kg/kapita/tahun. Namun, produksi buah jeruk mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Rata-rata produksi buah jeruk selama 2011
Jurnal Agronida ISSN 2407-9111 Volume 5 Nomor 1, 2019 DOI: http://dx.doi.org/10.30997/jag.v5i1.1852 Dina Agustina, Unun Triasih, Mutia Erti Dwiastuti, dan Rudi Cahyo Wicaksono ABSTRAKMikroorganisme tanah seperti Trichoderma asperellum dan Gliocladium sp. mempunyai potensi untuk menjadi agen pengendali hayati dalam menghambat pertumbuhan jamur Botryodiplodia theobrome, penyebab penyakit busuk pangkal batang pada tanaman
Jurnal Agronida Volume 5 No 1: 12-20, 2019DOI: http://dx.doi.org/10.30997/jag.v5i1.1851 Unun Triasih, Dina Agustina, Mutia Erti D., Susi Wuryantini ABSTRAKIndonesia mempunyai kekayaan hayati besar tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk pertanian. Keefektifan agen hayati mengendalikan hama dan penyakit tanaman masih perlu diteliti lebih lanjut, salah satunya adalah pemanfaatan biopestisida jamur entomopatogen. Tujuan
Agroekonomi Vol 30, Issue 1: 28-40, 2019https://doi.org/10.22146/ae.43755 Lyli Mufidah, Fatimah Mohamed Arshad, Shaufique Fahmi Sidique, Agus Sugiyatno, Abdulla Ibragimov AbstractThe increase in imports and the decline in Indonesia's production triggered the government’s intervention in the form of non-tariff barriers. This will surely make a change in Indonesia's mandarin landscape industry.
Agenda

no event