Workshop Pengelolaan SDG Jeruk dan Buah Subtropika

Workshop SDG ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Puslitbanghortikultura dengan peserta balai penelitian dibawahnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juni – 2 Juli 2015 di Bogor dengan tujuan meningkatkan kinerja dan pengetahuan tentang pengelolaan Sumber Daya Genetik (SDG). Pembukaan disampaikan oleh Kepala Pusat Puslitbanghorti dan Kepala Bidang PE Puslitbanghorti memberikan arahan beberapa hal yaitu untuk mengoptimalkan pengelolaan SDG, updating data base SDG secara terus-menerus, memberi masukan pada penyusunan agromap info Balitbangtan dan saling sharing informasi antar Balai.

Dr. Sukandari dari Balithi sebagai pemateri pertama menyampaikan tentang pengelolaan SDG secara In situ, Ex Situ dan On farm. Indonesia termasuk negara megabiodiversity karena masuk ke dalam the big five dan sudah diakui oleh dunia Internasional. Idealnya kekayaan SDG akan berkorelasi positif dengan kemajuan suatu negara jika pengelolaan SDG-nya benar dari hulu sampai hilir. Pengembangan bioindustri berdasarkan SDG masih kurang di Indonesia sehingga hal ini merupakan peluang bagi negara kita.

Dr Sabran sebagai pemateri selanjutnya dari BB Biogen lebih menekankan tentang peraturan pemerintah yang mengatur tentang pertukaran materi SDG dan pengelolaan Bank SDG. BB Biogen juga melakukan koleksi SDG namun lebih banyak pada tanaman pangan dan data karakterisasi masih minim disebabkan kekurangan tenaga pelaksana.

Pemateri yang berasal dari LIPI yaitu Dr Reni Lestari menyampaikan tentang manajemen koleksi tumbuhan di kebun raya LIPI. Berdasarkan peta satelit diketahui bahwa luas hutan di kalimantan mengalami penurunan setiap tahunnya akibat aktivitas manusia. Hal ini mengancam kekayaan SDG Indonesia sehingga perlu dikonservasi. Konservasi In situ di Indonesia ada di 59 taman nasional yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan konservasi ex situ yang dikelola oleh LIPI ada di 5 kebun raya, yaitu kebun raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, Bali dan Cibinong.

Jumlah konservasi ex situ ini masih sangat sedikit dibandingkan negara-negara lain, berdasarkan data dari BGCI Indonesia berada di peringkat 17. Dan mulai tahun ini LIPI bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membuka kebun raya baru yang direncanakan di 22 daerah sebagai tempat konservasi ex situ. LIPI mempunyai lembaga sendiri dalam konservasi yaitu Pusat Konservasi Tumbuhan yang berada di kebun raya Bogor. Dengan lembaga ini semua kegiatan dari eksplorasi, inventarisasi, koleksi, konservasi, karakterisasi dan reintroduksi mempunyai alur yang jelas. Tanaman yang ada di dalamnya dapat dimanfaatkan untuk penelitian bagi pihak luar yang terlebuh dahulu mengajukan permohonan.

Dewi Permanik, SP, MSc menyampaikan tentang lesson learned dan pengalamnnya mengikuti kursus contenporary approaches to genetic resources conservation and use di Wageningen University. Selama short course di Belanda ada beberapa kegiatan, yaitu 1) materi kuliah: diberikan oleh para pakar di bidang SDG baik dari CDI, CGN, kementerian terkait di Belanda, dan organisasi internasional seperti dari Bioversity International IPGRI. 2) Tugas-tugas kelas diberikan tiap hari – tugas akhir membuat proyek nasional terkait pemanfaatan SDG dengan metode on farm-community base management. 3) Kunjungan ke ENZA Zaden Kunjungan Ke Pomology society, RK. Unifarm-WUR, fasilitas genebank-CGN, hobiis pelestari SDG-under utilized crops dan varietas lama,  serta ke kebun masa renaissance di castle Drodretch.

Kunjungan lapang acara workshop kali ini dilakukan di kebun raya Bogor. Pada kunjungan lapang di lapang dijelaskan tentang mekanisme alur materi dari eksplorasi, inventarisasi sampai siap dikoleksi. Pusat konservasi kebun raya bogor juga mempunyai seed bank sebagai bagian konservasi. Di seed bank di jelaskan tentang teknik penyimpanan biji baik yang bersifat rekalsitran maupun ortodoks serta  data base stock benih di website. Fieldtrip dilanjutkan keliling kebun raya bogor pada lokasi konservasi anggrek, bunga bangkai dan kebun reintroduksi.

[cml_media_alt id='2519']Gambar. Pemberian materi di ruangan dan diskusi dan Fieldtrip di pusat konservasi kebun raya Bogor[/cml_media_alt]
Gambar. Pemberian materi di ruangan dan diskusi dan Fieldtrip di pusat konservasi kebun raya Bogor
 

Berita dan Foto : Buyung Al Fanshuri

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event