Workshop Capacity Building for Research Promoting Inclusive Development for Agricultural Value Chain

Capacity Building for Research Promoting Inclusive Development for Agricultural Value Chain

Kementerian Pertanian, IPB dan ACIAR mengadakan “Capacity Building for Research Promoting Inclusive Development for Agricultural Value Chain” di IPB International Convention Center pada Senin-Rabu 1-3 September 2014. Kegiatan ini dalam rangka untuk memberikan bekal peserta dalam melakukan penelitian dan bertujuan membuat rantai nilai lebih berpihak pada kaum miskin.

Acara dibuka oleh Direktur MB-IPB, Dr. Ir. Arief Daryanto, MEC yang mewakili Ketua Umum Perhepi Dr. Bayu Krisnamurthi. Peserta dari Kementerian Pertanian adalah peneliti dari Badan Litbang Pertanian yaitu Puslitbang Hortikultura dan Puslitbang Peternakan. Sedangkan dari IPB diwakili oleh Mahasiswa Manajemen dan Bisnis (MB) IPB dan ACIAR sebagai narasumber oleh peneliti dari Global Food Studies University of Adelaide diantaranya Dr Dale Yi (Researcher of Global Food Studies UoA), Dr Risti Permani (Researcher of Global Food Studies UoA), Prof. Tom Reardon (MSU/University of Adelaide), Associate Professor Wendy Umberger (Director of Global Food Studies – UOA), dan Dr Brad Granzin (Dairy Extention Officer Australia). Dari Puslitbang Hortikultura Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP menyampaikan materi Challenges and Emerging Opportunities to Develop Horticultural Value Chains in Indonesia.

Workshop ini memberi kesempatan kepada para peserta untuk mengaplikasikan materi yang didapat pada suatu kasus dengan menggunakan value chain analysis. Peserta diminta mempresentasikan mini project dalam power point yang kemudian dikritisi oleh Associate Professor Wendy Umberger dan peserta lainnya. Masukan dan perbaikan yang didapat menjadi bahan untuk membuat riset digest dan untuk menentukan lebih detail penelitian yang akan dilakukan.

Dengan value chain analysis ini diharapkan ada masukan informasi yang akurat kepada pengambil kebijakan dan stakeholders di bidang yang diteliti. Fokus penelitian pada komoditas Hortikultura yaitu jeruk, bawang merah, mangga dan pisang. Sedangkan pada Komoditas Peternakan yang diteliti adalah produk susu dan turunannya. Peserta diberikan kesempatan untuk terjun ke lapang dan mengaplikasikan materi yang didapatkan seperti pemetaan rantai nilai, analisa biaya dan keuntungan, koordinasi dengan pemerintah. [Zainuri Hanif / Balitjestro]

Materi dan buku pegangan selama workshop

 

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event