Wisata Petik Sebagai Media Diseminasi Teknologi Jeruk

 Jeruk keprok batu 55 di KP Tlekung dengan teknologi budidaya dan perbaikan mutu buah pada musim panen beberapa waktu lalu. Di kebun ini lokasi wisata petik sekaligus sebagai sarana edukasi bagi pengunjung tentang inovasi teknologi jeruk.
Jeruk keprok batu 55 di KP Tlekung dengan teknologi budidaya dan perbaikan mutu buah pada musim panen beberapa waktu lalu. Di kebun ini lokasi wisata petik sekaligus sebagai sarana edukasi bagi pengunjung tentang inovasi teknologi jeruk.

Wisata petik yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu tidak hanya sekedar petik jeruk pada umumnya. Sebagai media diseminasi acara ini dalam pelaksanaannya dijelaskan tentang teknologi budidaya jeruk yang benar beserta cara panennya,

Balitjestro sebagai balai penelitian berupaya untuk memberikan inovasi dalam pengembangan jeruk dan buah subtropika untuk diadopsi oleh petani. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menghasilkan teknologi untuk peningkatan produksi dan kualitas dari jeruk nusantara. Teknologi tersebut telah didiseminasikan di berbagai daerah sentra jeruk di Indonesia untuk diadopsi sebagai pedoman dalam pengembangan agribisnis jeruk. Dengan penerapan teknologi yang tepat diharapkan petani maupun pelaku agribisnis lainnya dapat meningkat hasilnya serta terjaga kualitas produksinya.

Selain melalui website, media sosial dan media lainnya melalui acara ini stakeholder dapat secara langsung belajar tentang pengelolaan jeruk beserta teknologinya. Berbagai teknologi diterapkan antara lain pemilihan varietas yang sesuai dengan lokasi beserta budidaya yang meliputi penanaman, pemupukan dan irigasi, pemeliharaan, pengendalian hama penyakit dan cara panen yang benar.

Untuk itu dengan mendiseminasikan teknologi melalui wisata petik diharapkan mampu menarik perhatian dari pelaku untuk menggunakan teknologi yang telah dihasilkan. Dalam kegiatan ini banyak sekali pengunjung dari berbagai kalangan mulai dari PNS, pelajar, dan pelaku agribisnis jeruk itu sendiri.

Harapan dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat melihat, belajar dan mengenal Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui UPT Balitjestro beserta teknologi yang telah dihasilkan. Kemudian dari petani dapat mengadopsi teknologi untuk hasil produksi yang lebih baik

2 thoughts on “Wisata Petik Sebagai Media Diseminasi Teknologi Jeruk

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event