Waktu Pencangkokan Batang-bawah yang Tepat Untuk Memproduksi Benih Okulasi-Cangkok Jeruk Keprok Siem dan Besar Nambangan

(Proper time of marcoting on rootstock of budded tree to produce budded-marcoted tree of Siem tangerine and Nambangan pummelo)
Jurnal Hortikultura vol. 9(4):288-292, 2000

Arry Supriyanto, A. Hidayat, dan Setiono
Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Tlekung

 

ABSTRAK
Benih okulasi-cangkok jeruk yang mengkombinasikan metode okulasi dan cangkok dinilai sesuai untuk lahan pasang surut, karena selain hemat dalam menggunakan materi perbanyakan dibandingkan benih cangkokan yang umum digunakan di lahan berair tanah dangkal, juga mempunyai sistem perakaran yang sama dengan benih cangkokan. Penelitian saat pencangkokan batang-bawah benih okulasi untuk menghasilkan benih okulasi-cangkok telah dilakukan di rumah pembenihan IPPTP Tlekung, BPTP Karangploso. Penelitian dilaksanakan berdasarkan percoban faktorial dalam rancangan acak kelompok, tiga ulangan dan setiap unit percobaan terdiri delapan tanaman. Perlakuan terdiri dari dua faktor, yaitu jenis jeruk yang meliputi keprok Siem (Citrus suhuiensis) dan jeruk besar Nambangan (Citrus grandis L.), dan saat pencangkokan, yang terdiri dari kontrol (tidak dicangkok), tiga minggu sebelum okulasi, bersamaan saat okulasi, tiga minggu setelah okulasi dan saat pertumbuhan tunas berhenti atau sekitar 10-12 minggu setelah okulasi. Pencangkokan dapat mempengaruhi pertumbuhan benih okulasi, dan waktu pencangkokan batang ¬bawah yang tepat untuk menghasilkan benih okulasi-cangkok adalah pada saat setelah pembukaan tali okulasi atau tiga minggu setelah okulasi. Benih okulasi-cangkok jeruk Siem tumbuh lebih cepat dibandingkan jeruk besar Nambangan.
Kata kunci : Jeruk; Pembenihan; Benih okulasi-cangkok; Okulasi; Pencangkokan; Pasang-surut

ABSTRACT
Budded-marcoted trees produced by marcoting on budded tree has shown its suitability to the swampy areal due to its fibrous root system as similiar to marcoted tree used in such area. Experiment of marcoting time on budded tree to produce budded-marcoted trees was conducted in nursery house of IPPTP Tlekung from 1997 to 1998. It was conducted by factorial randomized block design with three replications and eight plants as unit experiment. This experiment had two factors, the citrus variety consisted of tangerine cultivar Siem (Citrus suhuiensis) and pummelo cultivar Nambangan (Citrus grandis L.), and time of marcoting ; without marcoting (control), three weeks before budding, the same time as budding time, three weeks after budding, and after terminating of shoot growth or 10-12 weeks after budding. Marcoting on budded tree reduced the growth of new shoot of budded-marcoted trees. An optimum time for marcoting was three weeks after budding or after opening the wrapped of bud union. Budded-marcoted trees of tangerine cultivar Siem growed faster than of pummelo cultivar Nambangan.
Key words: Citrus; Nursery; Budded-marcoted tree; Budding; Marcoting; Swamp area.

Artikel lengkap bisa didownload disini atau di sini

Agenda

no event