Uji Paket Teknologi Perbaikan Mutu Buah Jeruk di Kawasan Agribisnis Jeruk Tuban

pengamatan perbaikan mutu buah jeruk - jeruk tuban - keprok tejakula dan keprok maduraProgram penanaman jeruk yang digagas pemerintah merupakan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui bidang hortikultura. Kabupaten Tuban Jawa Timur adalah salah satu daerah yang menjadi sasaran program pengembangan kawasan hortikultura, yang saat ini (2014) menurut data dari Dinas Pertanian Tuban telah mencapai luas 700 hektar.

Pada Selasa dan Rabu (13 dan 14 Mei 2014), tim peneliti perbaikan mutu buah jeruk melakukan pengamatan dan pengambilan data pada demo plot perlakuan dan non perlakuan kebun jeruk di Tuban. Pengamatan dilakukan dengan identifikasi serangan hama dan penyakit, mengukur diamater dan tinggi buah, mengukur tinggi tanaman dan tajuk tanaman, melakukan pemupukan ke-2, penyemprotan GA ke-2, memasang papan nama penelitian, pembuatan bubur california dan mengambil sampel buah dan tanah untuk dianalisa di laboratorium.

Gambar. Penyemprotan GA untuk mengetahui pengaruhnya pada warna kuning buah (kiri) dan jeruk keprok tejakula yang saat ini mencapai diameter 50-an mm, siap panen 1-2 bulan lagi (kanan)

Lahan yang digunakan untuk penelitian adalah Kelompok Tani Mulyo yang selama ini berkoordinasi baik dengan Balitjestro untuk pengembangan jeruk di Tuban. Kelompok Tani Mulyo yang diketuai oleh Sunarko adalah petani Tuban yang menanam jeruk pertama kali yaitu di Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan pada tahun 2010. Perkembangannya dimonitor oleh tim Kawalan Teknologi Balitjestro yang dipimpin oleh Ir. Otto Endarto, M.Si karena menjadi rujukan bagi petani jeruk di Tuban pada umumnya. Memasuki tahun ke-4, jeruk keprok madura dan keprok tejakula yang ada di wilayah ini tidak semua berbuah lebat sebagaimana tahun sebelumnya. Selain karena tidak adanya input pupuk yang memadai di akhir panen tahun lalu, kondisi hujan yang sering turun membuat waktu stress kering kurang, sehingga pembungaannya juga sedikit.

Diperkirakan 1-2 bulan lagi jeruk di Kelompok Tani Mulyo ini bisa dipanen. Saat ini petani sudah menggalakkan pemasangan pagar untuk menjaga hasil panen dari kegagalan seperti tahun lalu. Kelembagaan petani dengan berbagai unsur di tingkat daerah perlu ditingkatkan agar luas tanaman jeruk yang sudah mencapai 700 hektar tersebut mampu secara nyata menyejahterakan petani.

Pemanfaatan teknologi budidaya jeruk atau penerapan pengelolaan terpadu kebun jeruk sehat (PTKJS) di petani jeruk Mulyorejo Singgahan ini memang masih minim. Ada petani yang sejak tanam sampai tahun ke-4 ini tidak pernah memberikan pupuk maupun pestisida sama sekali. Pemeliharaan yang dilakukan masih sangat minim. Di sisi lain, beberapa petani sudah melakukan perawatan dengan baik sehingga tanaman jeruk tampak sehat dan buahnya banyak. Kondisi yang timpang ini perlu dibenahi agar hasil yang dicapai optimal secara serentak. Sebagai tanaman yang baru dibudidayakan dan dikenal oleh petani di Tuban proses kawalan teknologi dan perintisan jejaring sistem pemasaran yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian setempat sangat dibutuhkan agar mampu eksis sebagaimana petani jeruk di daerah lainnya yang sudah puluhan tahun membudidayakannya.

Gambar. Papan nama penelitian (kiri) dan buah jeruk keprok tejakula yang sudah mulai menguning (kanan)

 

Dalam pengamatan dan pengambilan data ini, petani juga memanfaatkan untuk bertanya banyak hal mengenai cara pemeliharaan tanaman jeruk. Setiono SP dan Dwi Agung Santoso, SP (teknisi Balitjestro) mempraktekkan pembuatan Bubur California. Bubur california adalah pestisida yang dapat dibuat sendiriĀ  dengan menggunakan bahan baku yang mudah didapat dan merupakan pestisida alternatif yang dapat digunakan untuk mengendalikan berbagai jenis hama dan penyakit tanaman, khususnya tanaman jeruk.

Bubur california sangat efektif dan luar biasa dalam mengatasi gangguan tanaman yang disebabkan oleh cendawan atau jamur dan jenis- jenis tertentu dari golongan akarina. Penyakit blendok atau cendawan dan jamur kerak yang biasa menyerang batang dapat dikendalikan dengan bubur california, begitu juga tungau yang biasa menyerang daunĀ  dan buah serta bisa untuk mencegah gangguan atau serangan dari hama dan penyakit lainnya. Cara mengaplikasikan bubur california bisa melalui penyemprotan dan penyaputan. Dalam praktek penggunaannya (penyaputan) bubur California ini harus dalam kondisi lembab. Jika cuaca sangat panas (matahari terik), penggunaan bubur California ini tidak terlalu efektif karena akan mengelupas. [zh]

Gambar. Pemasangan pagar mengelilingi kebun (kiri) dan bubur california siap pakai (kanan)

Tim Perbaikan Mutu Buah Jeruk 2014. Jeruk Tuban

Tim Uji Paket Teknologi Perbaikan Mutu Buah Jeruk di Kawasan Agribisnis Jeruk Tuban

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event