Toksisitas Bioinsektisida Ekstrak Kulit Jeruk Terhadap Kutu Loncat Jeruk Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae) Sebagai Vektor Penyakit CVPD (Bioinsecticide Toxicity of Citrus Peel Extract Against Citrus Psyllid Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae) as CVPD Disease Vector)

Jurnal Agronida Vol 5, No 2:51-58, 2019
DOI: http://dx.doi.org/10.30997/jag.v5i2.2312

Susi Wuryantini, Harwanto, dan Rizky Arya Yudistira

ABSTRAK
Kutu loncat jeruk Diaphorina citri adalah hama penting pada tanaman jeruk karena perannya sebagai vektor penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD). Penelitian merupakan pengujian lanjutan dari uji pendahuluan yang dilakukan sebelumnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsentrasi yang efektif dari bioinsektisida ekstrak kulit jeruk Japansche Citroen (JC) untuk mengendalikan D. citri fase nimfa dan imago. Konsentrasi yang diuji adalah 0% (kontrol); 0.01%; 0.1%; 1%; dan 10% (v/v) dengan pembanding insektisida imidakloprid 0.1%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak kulit jeruk JC pada konsentrasi 0.1 efektif mengendalikan nimfa D. citri mulai 96 jam setelah aplikasi (JSA) dengan mortalitas 69%. Konsentrasi 1% efektif mulai 24 JSA dengan mortalitas 65% dan setelahnya mengalami peningkatan hingga mencapai 100% pada 120 JSA, tidak berbeda nyata dengan perlakuan konsentrasi 10% dan insektisida imidakloprid 0.1% dan berbeda nyata dengan perlakuan yang lain serta kontrol. Pada perlakuan terhadap imago konsentrasi yang mampu memberikan mortalitas imago di atas 50% adalah konsentrasi tertinggi 10% pada 96, 120 dan 144 JSA. Hasil penghitungan nilai probit pada 24 JSA nilai LC50 pada nimfa adalah 1.86 dan LC90 adalah 9.10. Perlakuan pada imago LC50 pada 48 JSA adalah 21.34 dan LC90 tidak tercapai. Hasil perhitungan nilai LC50 dan LC90 menunjukkan nilai pada nimfa lebih kecil dibandingkan pada imago. Hal ini menunjukkan bahwa bioinsektisida ekstrak kulit jeruk JC lebih efektif terhadap nimfa daripada imago kutu loncat D. citri. Bioinsektisida ekstrak kulit jeruk JC efektif terhadap kutu loncat D. citri fase nimfa pada konsentrasi 0,1 dan 1% dan terhadap fase imago efektif pada konsentrasi 10%.

Kata kunci: Toksisitas, ekstrak kulit jeruk, Diaphorina citri

Artikel lengkap bisa didownload di sini atau di sini

Agenda

no event