Tinjauan Perkembangan Kerjasama Balitjestro dengan PTPN XII

[cml_media_alt id='2087']jeruk ptpn12[/cml_media_alt]PTPN XII merupakan salah satu stakeholder yang memanfaatkan teknologi yang dihasilkan Balitjestro dalam mengembangkan beberapa varietas jeruk. Kerjasama ini dimulai pada tahun 2009 yang bertujuan untuk mengembangkan tanaman jeruk dan buah subtropika di PT. Perkebunan Nusantara XII (PERSERO), khususnya pada Kebun Pasewaran (Banyuwangi), Kebun Banjarsari dan Kalisat-Jampit. Dalam kerjasama ini Balitjestro juga mempunyai peran dalan penyedian benih jeruk bebas penyakit dan buah subtropika dan pengawalan teknologi budidaya serta penyusunan matrik magang/pelatihan petugas PTPN XII.

Untuk mengevaluasi sejauh mana kerjasama yang telah dilakukan PTPN XII dengan Balitjestro, Kepala Balitjestro beserta tim yang bertanggungjawab dalam kerjasama tersebut melakukan kunjungan pada 3 kebun yang telah ditanami beberapa varietas jeruk sesuai rekomendasi Balitjestro. Kunjungan tersebut didampingi oleh Kepala Bagian Tanaman Semusim PTPN XII Bapak Yus Martin dan beberapa manager dan staf kebun.

Di samping untuk mengevaluasi perkembangan kerjasama tersebut, kunjungan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Dr. Ir. Muchdar Soedarjo, MSc sebagai Kepala Balijestro yang baru. Dengan adanya pergantian kepala Balitjestro, pihak PTPN XII berharap kerjasama ini dapat dilanjutkan, dan Ka. Balitjestro Dr. Ir. Muchdar Soedarjo, MSc menyambut baik harapan tersebut dengan berkomitmen untuk dapat melanjutkan kerjasama ini dengan sebaik-baiknya. Pada kesempatan tersebut kabag. Bapak Yus Martin juga menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan kepemimpinan di PTPN, secara khusus Menteri Pertanian telah melayangkan surat ke kementerian BUMN untuk memastikan bahwa dengan adanya perubahan tersebut tidak akan mempengaruhi komitmen PTPN dalam mengembangkan tanaman hortikultura. Pada kesempatan tersebut Kepala Balitjestro juga mengungkapkan dengan adanya kerjasama ini mampu mengimbangi buah impor yang ada di pasaran. Sehingga buah nusantara mampu mendominasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh Indonesia.

Kunjungan Kepala Balitjestro dan tim di 3 kebun yang telah dikembangkan beberapa varietas jeruk menunjukkan hasil yang signifikan dan besarnya peran Balitjestro dalam pengawalan pengembangan jeruk di kawasan PTPN XII. Kunjungan pertama dilakukan di kebun Kalisat-Jampit yang telah ditanami beberapa varietas jeruk keprok diantaranya Keprok Batu 55, Keprok Berasitepu, Keprok Tawangmangu dan Keprok Pulung. Secara umum kondisi tanaman cukup baik dan siap untuk dibuahkan.

Kunjungan lapang dilanjutkan ke kebun Belawan. Kebun Belawan terdiri 3 afdeling yaitu Besaran, Kaligedang dan Klatakan. Pada masing-masing afdeling ini telah dilakukan penanaman jeruk mulai 2009 dengan bermacam-macam varietas jeruk yang direkomendasikan oleh Balitjestro. Salah satunya adalah Keprok Trigas  yang ditanam di afdeling Klatakan sebanyak 300 batang. Saat ini kondisi tanaman cukup bagus, rata-rata subur bahkan telah berproduksi mencapai 300 ton perbulan. Namun masih jauh dari kebutuhan pasar yang membutuhkan 300 ton per minggu. Tingginya kebutuhan pasar terhadap Keprok Trigas, memacu pihak PTPN XII untuk menggantikan beberapa varietas lain dengan keprok Trigas. Permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan Keprok trigas ini adalah perlunya pemberian pupuk yang intensif karena Keprok Trigas mempunyai sifat pembuahan yang bertingkat.

Kunjungan lapang berakhir di Kebun Banjarsari yang ditanami Keprok Madura, Keprok Tejakula yang sesuai untuk dataran rendah dan Jeruk Pamelo. Secara umum kondisi tanaman cukup bagus dan beberapa tanaman cukup baik, hanya perlu segera dilakukan pemangkasan pada ranting-ranting yang ada bagian tengah pohon. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan sinar yang masuk pada bagian tengah tanaman, sehingga pertumbuhan tanaman lebih cepat lagi serta mengurangi serangan hama penyakit. Pada tanaman umur 2 tahun dengan keragaan, morfologi yang baik, tanaman ini sudah dapat disiapkan untuk belajar berbuah.  Penyemprotan perangsang buah perlu diaplikasikan terus, sampai muncul bunga pada musim penghujan yang akan datang.

Hasil dari kunjungan ini diharapkan mampu mengevaluasi keterlibatan balitjestro dalam mendukung pengembangan jeruk di kawasan PTPN XII. Dengan adanya program pengembangan tanaman hortikultura di kawasan PTPN diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri sehingga mampu mengurangi masuknya buah impor.

Tinggalkan Balasan

Agenda
Tanggal Kegiatan
Rabu, 16 Oktober 2019 Kunjungan Industri – SMKN 1 Gondang Nganjuk
Rabu, 16 Oktober 2019 Studi Banding oleh Diperta Kab. Tulungagung
Jumat, 15 November 2019 SMA IT Al- Hikmah