Tingkatkan Kemampuaan SDM, Balitjestro selenggarakan Pelatihan SIG Menggunakan Perangkat Lunak QGIS 3.10

Era 4.0 terus bergulir. Berbagai instansi telah memulai dan menghasilkan berbagai hasil riset 4.0 yang pada prinsipnya mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Konsep penerapan 4.0 ini berpusat pada konsep otomatisasi yang dilakukan oleh teknologi dengan meninimalisir tenaga kerja manusia dalam proses pengaplikasiannya. Praktiknya tentu berbeda di setiap bidang.

Untuk beradaptasi dengan kebutuhan riset kedepan, Tim Unit dan Teknologi Informasi (UTIK) Balitjestro menyelenggarakan pelatihan sistem informasi geografis menggunakan perangkat lunas QGIS 3.10 selama 5 hari pada Senin-Jum’at, 1-5 Maret 2021. Sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah Afandi Ahmad, S.Hut., M.Si yang telah dikenal di kalangan para pegiat QGIS Indonesia. Sedangkan sebagai peserta yaitu internal Balitjestro meliputi peneliti, teknisi, dan Tim UTIK ditambah Dr. Dimas Firmanda Al Riza, dosen Teknologi Pertanian UB yang akan menindaklanjuti pelatihan ini bersama Balitjestro dengan kolaborasi riset berkelanjutan.

Materi yang dibahas adalah pengenal prinsip dasar dan studi kasus. Dengan QGIS, banyak riset dan pengembangan yang bisa dilakukan, misalnya; monitoring kondisi BF dan BPMT Jeruk seluruh Indonesia, Rekomendasi mengenai varietas jeruk anjuran sesuai ketinggian lokasi dan faktor lainnya. Tantangannya adalah di ketersediaan dan integrasi data.

Sekilas GQIS

 

Sistem informasi geografis tidak terlepas dari kebutuhan terhadap sebuah perangkat lunak untuk menjalankan manajemen data spasial ataupun non spasial. Perkembangan teknologi yang sangat cepat di masa ini melahirkan beragam perangkat untuk pengelolaan data spasial salah satunya adalah Quantum GIS (QGIS). Quantum GIS merupakan perangkat lunak SIG open source dan dapat beroperasi pada berbagai sistem operasi. Selain itu, QGIS juga dibangun dengan kemampuan untuk mendukung banyak format data dari berbagai perangkat lunak SIG, sehingga hampir tidak diperlukan proses konversi format data untuk dimasukkan dalam perangkat lunak QGIS. Pelatihan yang dilakukan selama 5 hari membahas mengenai proses instalasi QGIS, penjelasan antar muka (interface), tools serta fungsi yang sifatnya basic (dasar).

Agenda
No event found!