Terpikat Jeruk, Pengunjung Padati Stan Balitjestro

Pengunjung tampak memadati stan balitjestro dan tentang budidaya jeruk dengan Ady Cahyono SP teknisi Balitjestro
Pengunjung tampak memadati stan balitjestro dan berdiskusi tentang budidaya jeruk dengan Ady Cahyono SP teknisi Balitjestro

Jeruk sampai saat ini masih menjadi produk holtikultura yang banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengunjung yang memadati stand Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) dalam gelaran Pameran Teknologi dan Bursa Produk Pertanian dalam rangka untuk menyongsong Hari Pangan Sedunia yang diselenggarakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur 15-16 Oktober 2015.

Dalam acara tersebut banyak ditampilkan bermacam-macam produk pertanian. Acara yang diselenggarakan oleh BPTP jatim ini bertujuan untuk mengembangkan pertanian di kalangan masyarakat agar para petani dapat lebih berproduktif dan bisa memajukan pertanian di Indonesia.

Acara ini dibuka oleh Bupati Malang H.Rendra Kresna yang menyampaikan bahwa inovasi yang dihasilkan Kementerian Pertanian supaya dapat di aplikasikan oleh petani untuk peningkatan produksinya . Selanjutnya terjalin sinergitas antara Kementerian Pertanian  dengan Pemerintah Daerah dalam membangun pertanian untuk menuju swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi stan Balitjestro cukup besar. Hal ini dapat terlihat dari mulai stan dibuka tetap dipadati pengunjung. Ini menunjukkan komoditas jeruk tetap menjadi produk unggulan hortikultura. Para pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan sangat tertarik dengan apa yang ditampilkan antara lain tabulampot jeruk, benih jeruk berlabel dan buah yang ditampilkan.

Untuk itu Balitjestro selalu mengembangkan teknologi khususnya tanaman jeruk untuk melayani masyarakat agar jeruk mampu sejajar dengan produk pertanian lainnya dan bersaing dengan buah impor yang mulai menyerbu pangsa pasar Indonesia.

 

Related Post

Tinggalkan Balasan