Tag: stroberi

Konservasi dan Pengelolaan Plasma Nutfah Stroberi (Fragaria x ananassa) Secara Ex Situ dan In Vitro

Konservasi dan Pengelolaan Plasma Nutfah Stroberi (Fragaria x ananassa) Secara Ex Situ dan In Vitro

Artikel, Stroberi
Koleksi plasma nutfah memiliki peran mempertahankan genotipe dengan karakteristik tertentu sehingga dapat tersedia untuk program pemuliaan masa depan. Koleksi tersebut demikian pentingnya untuk memulai dan mengembangkan perencanaan program pemuliaan baru. Di Eropa, ada beberapa koleksi plasma nutfah stroberi, tidak hanya terkait dengan penelitian pemuliaan, tetapi juga untuk taksonomi dan penelitian filogenetik (Diamanti et al., 2012). Konservasi plasma nutfah dapat dilakukan secara konvensional maupun secara in vitro. Konservasi secara in vitro dapat dibedakan berdasarkan lamanya penyimpanan yakni jangka pendek dan jangka panjang. Konservasi plasma nutfah jangka pendek dapat dilakukan dengan menekan pertumbuhan serta menurunkan suhu, penambahan zat penghambat tumbuh dan pemiskinan hara...
Peningkatan Kualitas Buah Segar Stroberi Melalui Penanganan Panen dan Pascapanen

Peningkatan Kualitas Buah Segar Stroberi Melalui Penanganan Panen dan Pascapanen

Artikel, Stroberi
Label buah stroberi yaitu buah eksklusif dan kalangan atas tampaknya tidak berlaku lagi. Sekarang ini, buah mungil yang warnanya merah merona ini mudah dijumpai di supermarket sampai pedagang kaki lima, khususnya di tempat wisata. Dan menariknya, yang ditawarkan adalah stroberi produksi lokal, bukan impor. Kementerian Pertanian mulai memasukkan data stroberi pada tahun 2011. Luas panen stroberi yaitu 987 ha (2011) dan 810 ha (2012).  Sedangkan produksinya mencapai 169.796 ton pada tahun 2012. Permasalahan pascapanen stroberi saat ini adalah rantai pasok yang panjang dan tidak adanya dukungan teknologi yang memadai sehingga buah stroberi mudah rusak (perishable) selama proses transportasi. Buah stroberi pada suhu ruang normal rusak setelah 3-4 hari panen dan varietas tertentu justru ada
Identifikasi Karakteristik Mutu Buah Stroberi Segar

Identifikasi Karakteristik Mutu Buah Stroberi Segar

Artikel, Stroberi
Proses identifikasi karakteristik mutu buah stroberi segar pada penelitian ini dilakukan menggunakan statistic control  charts untuk data variable berupa ukuran diameter dan berat sampel buah stroberi. Penggunaan statistic control charts ini sebagai sarana untuk mengetahui sebaran nilai rata-rata diameter dan berat stroberi serta proses identifikasi kesesuain mutu buah stroberi pada periode tertentu. Nilai rata-rata dari ukuran diameter dan berat sampel stroberi ini menjadi indikasi kecenderungan terpusat dan indikasi perubahan mutu. Proses identifikasi mutu sampel buah stroberi dilakukan menggunakan statistic control  charts dimana grafik yang terbentuk akan digunakan untuk mengetahui kesesuaian mutu sampel buah sroberi terhadap klasifikasi standar mutu buah berdasarkan standar FFV
Tuntaskan Pembahasan MoU, Kabupaten Purbalingga Kembangkan Stroberi Kultur Jaringan

Tuntaskan Pembahasan MoU, Kabupaten Purbalingga Kembangkan Stroberi Kultur Jaringan

Berita
Menindaklanjuti pertemuan sebelumnya, Tim Pengembangan Stroberi dari Kabupaten Purbalingga berkunjung ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) pada Selasa, 16 Juni 2015 untuk menuntaskan pembahasan naskah MoU dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Kerjasama pengembangan Stroberi di Kabupaten Purbalingga. Dr. Ir. Joko Susilo Utomo, MP Kepala Balitjestro dalam sambutannya mengharapkan agar kerjasama ini berjalan dengan baik dan mampu menjadi pilot project yang sukses untuk pengembangan stroberi di daerah lain yang secara umum mengalami permasalahan yang sama, yaitu perbenihan stroberi dan budidaya. Balitjestro sebagai UPT Badan Litbang Pertanian siap mendukung penuh pengembangan dan penerapan hasil penelitian yang telah dilakukan. Tim pengembangan stroberi dari P...
Produksi Bibit Stroberi Bebas Penyakit Melalui Kultur Meristem

Produksi Bibit Stroberi Bebas Penyakit Melalui Kultur Meristem

Inovasi Teknologi
Stroberi merupakan tanaman yang cukup populer di Indonesia dan dunia. Dari tahun ke tahun, permintaan buah stroberi di Indonesia terus meningkat. Hal ini mengakibatkan terjadinya perluasan areal penanaman dan peningkatan permintaan bibit stroberi. Seperti halnya tanaman jeruk, stroberi juga rentan terinveksi virus. Penyakit yang diakibatkan oleh virus merupakan faktor utama yang menyebabkan penurunan hasil panen hingga mencapai 80% (Thompson and Jeikman,2003). Penyakit tersebut antara lain: Strawberry Mottle Virus (SMoV) yang menyebabkan penurunan produksi hingga 30% (Thompson and Jeikman,2003), Strawberry Mild Yellow Edge Virus (SMYEV), Strawberry Crinkle Virus (SCV) dan Strawberry Ven Binding Virus (SVBV) yang menyebabkan penurunan produksi hingga 80% (Horn and Carver, 1962; Mellor an...
Beberapa Varietas Stroberi yang Layak Dikembangan di Kota Batu

Beberapa Varietas Stroberi yang Layak Dikembangan di Kota Batu

Artikel, Pemuliaan & Sumber Daya Genetik, Stroberi
Pengembangan agrowisata perkotaan akan melibatkan banyak instansi. Agrowisata di perkotaan memerlukan kerjasama yang erat antar berbagai sektor, yaitu sektor perhubungan, sektor pariwisata, sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor pembangunan daerah dan sebagainya. Hubungan kelembagaan yang melibatkan banyak sektor tersebut mungkin akan menjadi rumit realisasinya dalam bentuk pelaksanaan (Sulistiyantara, 1990). Agrowisata perlu dipersiapkan dengan tataguna lahan yang baik. Tataguna lahan seharusnya dilakukan bukan dengan metode gebrakan. Diperlukan waktu yang panjang oleh pembuat keputusan dan dijabarkan dalam bagian-bagian kecil dengan perencanaan yang baik (Catanesse dalam Khadiyanto, 2005). Manfaat yang dapat diperoleh dari agrowisata adalah melestarikan sumber daya alam, melest...

Teknologi Kultur Jaringan Memungkinkan Penyediaan Benih Bebas Penyakit Secara Massal

Artikel, Stroberi
Agribisnis hortikultura berawal dari perbenihan. Ketersediaan benih bermutu sangat strategis karena merupakan kunci utama untuk mencapai keberhasilan pembangunan kawasan hortikultura di Indonesia yang menuntut dukungan industri benih yang tangguh dalam menyediakan buah untuk kebutuhan dalam negeri dan bersaing di pasaran internasional. Produksi dan mutu produk hortikultura sangat ditentukan oleh kualitas benih yang digunakan  yaitu benih yang mampu mengekspresikan sifat-sifat unggul dari varietas yang diwakilinya. Salah satu tujuan pembangunan di bidang perbenihan hortikultura bertujuan untuk mempersiapkan tersedianya benih bermutu dari varietas unggul secara lestari dan berkesinambungan. Penyediaan benih bermutu dari varietas unggul yang dibutuhkan petani harus sesuai dengan 7 krit

Identifikasi Hama dan Penyakit Stroberi (Fragaria × ananassa)

Artikel, Stroberi
A. Hama  1.  Ulat grayak Spodoptera litura Ulat grayak (Spodoptera litura) adalah serangga yang paling banyak ditemukan dan merusak pada tanaman stroberi. Ulat ini memakan daun secara berkelompok (gregarious) dan bersifat polyfag, dimana ulat tidak hanya ditemukan memakan daun stroberi tetapi juga tanaman lainnya seperti tanaman pangan, sayuran maupun buah-buahan. Warna dan perilaku ulat instar terakhir mirip ulat tanah Agrothis ipsilon, namun terdapat perbedaan yang cukup mencolok, yaitu pada ulat grayak terdapat tanda bulan sabit berwarna hijau gelap dengan garis punggung gelap memanjang. Pada umur 2 minggu, panjang ulat sekitar 5 cm. Ulat berkepompong di dalam tanah, membentuk pupa tanpa rumah pupa (kokon), berwarna coklat kemerahan dengan panjang sekitar 1,60 cm. Siklus hidup

Sistem Kultur Jaringan Semisolid Stroberi

Artikel, Stroberi
Stroberi adalah buah fungsional yang strategis. Nilai ekonominya tinggi sehingga program penyediaan benih mendukung kawasan produksi yang berkelanjutan perlu diprioritaskan. Protokol penyediaan benih berkualitas telah diperoleh pada media kultur jaringan semisolid. Kombinasi metode penyediaan eksplan tTCL batang meningkatkan luas permukaan explant berujung kepada tingginya laju multiplikasi. Setiap plantlet dengan ukuran 0.5-1 cm mampu menghasilkan 75-200 plantlet dalam waktu 90 hst, tergantung genotipe. Protokol hasil penelitian ini dapat dinaikkan levelnya untuk skala komersial, untuk menjamin keberhasilan replanting stroberi untuk meningkatkan potensi ekonomis kawasan agribisnis hortikultura stroberi. Penyedian kebutuhan 7F (Food, Feed, Fuel, Flower, Fiber and Chemicals, Fun and ...
Balitjestro Tambah Koleksi Plasmanutfah Stroberi

Balitjestro Tambah Koleksi Plasmanutfah Stroberi

Berita
Stroberi koleksi Balitjestro pada 2013 berjumlah 23 asesi. Pada tahun 2014 ini penambahan koleksi didapatkan dari eksplorasi di Pacet, Mojokerto. Berbekal informasi yang didapatkan dari mahasiswa PKL, tim plasmanutfah Balitjestro berusaha menghubungi bu Hani, seorang pengusaha yang mempunyai Lab Kultur Jaringan berstandar Eropa di Pacet Mojokerto.  Sebagai seorang yang menyukai tanaman, berbagai tanaman hias dapat kita jumpai di kantornya. Stroberi adalah salah satu tanaman yang dikoleksi  dan dikembangkan untuk wisata dan pendidikan. Pondok Stroberi yang didirikannya dan dibuka untuk umum, menyediakan  berbagai menu berbahan stroberi. Beberapa varietas yang sudah ditanam dan menjadi wisata petik adalah Chandler, Rosalinda, Sweet Charlie dan Erlybright. Tanaman stroberi tersebut tampak

Aklimatisasi, Faktor Penentu Dalam Mendukung Perbenihan Stroberi Hasil Kultur Meristem

Artikel, Stroberi
Stroberi dapat diperbanyak dengan cara generatif melalui pembenihan biji dan vegetatif alami melalui stolon. Dalam praktik sehari-hari paling sering dilakukan adalah perbanyakan vegetatif dengan menggunakan anakan dari stolon karena mudah dan murah. Disamping cara tersebut, perbanyakan vegetatif stroberi lainnya adalah dengan kultur jaringan atau metode in vitro (Kurnia, 2006). Salah satu kegiatan penelitian yang dilaksanakan di Balitjestro adalah Teknologi Perbenihan Buah Subtropika yang telah dimulai dari tahun 2012. Stroberi, merupakan salah satu komoditas buah subtropika yang telah berhasil dilakukan perbanyakannya secara invitro dengan cara kultur meristem. Perbanyakan tanaman stroberi dari hasil kultur meristem, memerlukan satu tahapan terlebih dahulu yaitu aklimatisasi sebelu

Perkembangan Apel di Poncokusumo

Berita
Untuk melihat kondisi pertanaman apel di poncokusumo Ka Balitjestro menugaskan staf peneliti dari Balijestro untuk melakukan kunjungan lapang di sana. Survey dilakukan di Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo sebagai salah satu sentra produksi apel di Kabupaten Malang. Wilayah ini berada pada ketinggian 700 – 1000 mdpl. Luas lahan apel di Desa Poncokusumo sebanyak 250 ha dengan seorang petani rata-rata memiliki 0,25 ha lahan apel. Rata-rata umur tanaman adalah 20 – 30 th dengan kondisi tanaman yang cukup bagus. Saat ini fase tanaman apel di lahan petani ada yang sedang berbunga, berbuah, panen dan bahkan sudah ada yang rompes. Pada tahun 1998 saat terjadi krisis moneter, harga saprodi meningkat tajam, hal ini menyebabkan banyak petani yang beralih fungsi dan terjadi penurunan luasan p

Monev Pengelolaan Plasma Nutfah Stroberi

Berita
Stroberi menjadi komoditi penelitian di Balitjestro sejak 4 tahun yang lalu. Dan sampai sekarang, perkembangannya belum menggembirakan. Di seluruh Indonesia, diperkirakan saat ini lebih dari 500 hektar lahan yang ditanami stroberi. Semuanya ada di dataran tinggi. Sampai sekarang ini, secara nasional kebutuhan benih stroberi yang tinggi belum terpenuhi. Impor benih menjadi salah satu alternative, meskipun biaya membengkak dan harus melewati karantina pertanian. Dr. Muchdar Kepala Balitjestro melakukan tinjauan langsung ke lapang dan memberi arahan agar stroberi di kebun dapat maksimal. Kualitas buah yang masih beranekaragam dan tampilan tanaman yang tidak segar menjadi fokus utama monev kali ini.  Tim plasmanutfah Balitjestro ditantang untuk menghasilkan buah stroberi yang lebih baik ata

Mengenal Stroberi

Artikel, Stroberi
Stroberi, .... siapa yang tidak mengenal buah yang satu ini. Warna, bentuk, aroma dan rasanya yang khas membuat buah ini populer di masyarakat. Makanan dan minuman yang berbahan dasar stroberi disukai banyak orang di seluruh dunia. Namun, sampai saat ini belum banyak orang yang mengetahui seluk beluk tanaman ini. Tanaman stroberi termasuk divisi Spermatophyta, subdivisi Angiospermae, kelas Dicotyledonae, famili Rosaceae, genus Fragaria dan spesies Fragaria spp. Tanaman ini telah dikenal sejak zaman Romawi, namun yang stroberi yang dikenal saat itu berbeda dengan yang dikenal orang saat ini. Stroberi yang kita temukan dan konsumsi saat ini umumnya adalah Fragariax ananassa var Duchesnre, yaitu stroberi hibrida yang dihasilkan dari persilangan antara F.virginia L.var Duchesne yang berasal...

Manfaat Stroberi

Artikel, Stroberi
gambar: skyhdwallpaper.comMendengar kata stroberi, yang terbayang adalah buah berwarna merah ranum dengan rasa asam manis dan segar. Makanan dan minuman berbahan dasar stroberi disukai banyak orang di seluruh dunia, baik dikonsumsi segar, maupun dicampur dengan salad maupun yoghurt. Mereka menyukai stroberi bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi juga karena buah ini kaya manfaat bagi tubuh.Tanaman stroberi, selain buahnya dapat dimakan, ternyata daun dan akarnya juga dapat dimanfaatkan. Berikut ini manfaat dari masing-masing bagian tanaman: Buah Bagian yang dapat dimakan dari buah stroberi mencapai 96%, kandungan gizi per 100 gram buah adalah sebagai berikut: Kandungan Gizi Nilai Satuan Air 92 g Energi 30 Kkal Protein ...