Tag: benih stroberi

Konservasi dan Pengelolaan Plasma Nutfah Stroberi (Fragaria x ananassa) Secara Ex Situ dan In Vitro

Konservasi dan Pengelolaan Plasma Nutfah Stroberi (Fragaria x ananassa) Secara Ex Situ dan In Vitro

Artikel, Stroberi
Koleksi plasma nutfah memiliki peran mempertahankan genotipe dengan karakteristik tertentu sehingga dapat tersedia untuk program pemuliaan masa depan. Koleksi tersebut demikian pentingnya untuk memulai dan mengembangkan perencanaan program pemuliaan baru. Di Eropa, ada beberapa koleksi plasma nutfah stroberi, tidak hanya terkait dengan penelitian pemuliaan, tetapi juga untuk taksonomi dan penelitian filogenetik (Diamanti et al., 2012). Konservasi plasma nutfah dapat dilakukan secara konvensional maupun secara in vitro. Konservasi secara in vitro dapat dibedakan berdasarkan lamanya penyimpanan yakni jangka pendek dan jangka panjang. Konservasi plasma nutfah jangka pendek dapat dilakukan dengan menekan pertumbuhan serta menurunkan suhu, penambahan zat penghambat tumbuh dan pemiskinan hara...
Produksi Bibit Stroberi Bebas Penyakit Melalui Kultur Meristem

Produksi Bibit Stroberi Bebas Penyakit Melalui Kultur Meristem

Inovasi Teknologi
Stroberi merupakan tanaman yang cukup populer di Indonesia dan dunia. Dari tahun ke tahun, permintaan buah stroberi di Indonesia terus meningkat. Hal ini mengakibatkan terjadinya perluasan areal penanaman dan peningkatan permintaan bibit stroberi. Seperti halnya tanaman jeruk, stroberi juga rentan terinveksi virus. Penyakit yang diakibatkan oleh virus merupakan faktor utama yang menyebabkan penurunan hasil panen hingga mencapai 80% (Thompson and Jeikman,2003). Penyakit tersebut antara lain: Strawberry Mottle Virus (SMoV) yang menyebabkan penurunan produksi hingga 30% (Thompson and Jeikman,2003), Strawberry Mild Yellow Edge Virus (SMYEV), Strawberry Crinkle Virus (SCV) dan Strawberry Ven Binding Virus (SVBV) yang menyebabkan penurunan produksi hingga 80% (Horn and Carver, 1962; Mellor an...

Teknologi Kultur Jaringan Memungkinkan Penyediaan Benih Bebas Penyakit Secara Massal

Artikel, Stroberi
Agribisnis hortikultura berawal dari perbenihan. Ketersediaan benih bermutu sangat strategis karena merupakan kunci utama untuk mencapai keberhasilan pembangunan kawasan hortikultura di Indonesia yang menuntut dukungan industri benih yang tangguh dalam menyediakan buah untuk kebutuhan dalam negeri dan bersaing di pasaran internasional. Produksi dan mutu produk hortikultura sangat ditentukan oleh kualitas benih yang digunakan  yaitu benih yang mampu mengekspresikan sifat-sifat unggul dari varietas yang diwakilinya. Salah satu tujuan pembangunan di bidang perbenihan hortikultura bertujuan untuk mempersiapkan tersedianya benih bermutu dari varietas unggul secara lestari dan berkesinambungan. Penyediaan benih bermutu dari varietas unggul yang dibutuhkan petani harus sesuai dengan 7 krit

Aklimatisasi, Faktor Penentu Dalam Mendukung Perbenihan Stroberi Hasil Kultur Meristem

Artikel, Stroberi
Stroberi dapat diperbanyak dengan cara generatif melalui pembenihan biji dan vegetatif alami melalui stolon. Dalam praktik sehari-hari paling sering dilakukan adalah perbanyakan vegetatif dengan menggunakan anakan dari stolon karena mudah dan murah. Disamping cara tersebut, perbanyakan vegetatif stroberi lainnya adalah dengan kultur jaringan atau metode in vitro (Kurnia, 2006). Salah satu kegiatan penelitian yang dilaksanakan di Balitjestro adalah Teknologi Perbenihan Buah Subtropika yang telah dimulai dari tahun 2012. Stroberi, merupakan salah satu komoditas buah subtropika yang telah berhasil dilakukan perbanyakannya secara invitro dengan cara kultur meristem. Perbanyakan tanaman stroberi dari hasil kultur meristem, memerlukan satu tahapan terlebih dahulu yaitu aklimatisasi sebelu