Survei Efektifitas Media Diseminasi Balitbangtan di Kabupaten Banyuwangi dan Jember

Survei Efektifitas Diseminasi Balitbangtan

Kegiatan diseminasi teknologi merupakan salah satu kegiatan utama yang dilakukan oleh Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) setiap tahun dalam rangka untuk mempercepat proses transfer teknologi hasil-hasil penelitian dari Balitjestro sampai ke pengguna. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk diseminasi teknologi adalah dengan cara:  1). Penyuluhan langsung ke lapang; 2). Penyebaran media cetak (leaflet, brosur, sirkular, poster, buku panduan); 3). Promosi melalui media elektronik (siaran radio pertanian, siaran TV, dan pembuatan VCD); 4). Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ilmiah (seminar, lokakarya, temu informasi dan temu ilmiah); 5). Mengadakan pelatihan; 6). Meningkatkan koordinasi antara lembaga pertanian terkait; dan 7). Memanfaatkan jaringan informasi modern (website, media sosial, dll).

Selama ini, berbagai jenis media diseminasi tersebut belum pernah dipelajari  keefektifannya, apakah misalnya suatu jenis media diseminasi itu efektif bagi petani, penyuluh, maupun stake holder lainnya. Oleh karena itu, sehubungan dengan hal tersebut maka pada tanggal 16 – 18 September 2014 yang lalu, tim diseminasi Balitjestro yang dibantu oleh beberapa orang peneliti dan teknisi melakukan kegiatan survey ke Kabupaten Banyuwangi dan Jember untuk pengisian kuisioner oleh responden petani dan penyuluh. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menggali informasi dari responden tentang efektifitas beberapa media diseminasi dari Balitjestro yaitu leaflet, poster, buku panduan, dan VCD.

Seperti telah diketahui bersama, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah sentra produksi jeruk di Jawa Timur. Dari tahun ke tahun luasannya pun semakin meningkat karena terjadi alih fungsi lahan ke tanaman jeruk. Beberapa orang petani jeruk dan penyuluh diambil sebagai sampel untuk mengisi kuisioner berdasarkan persepsi mereka terhadap beberapa media diseminasi dari Balitjestro yang telah dibagikan beberapa hari sebelumnya.

Secara umum, dari hasil kegiatan survey ini dapat diperoleh gambaran informasi bahwa petani dan penyuluh menyukai dan dapat memahami berbagai media diseminasi yang diujikan tersebut, namun dengan tingkat yang berbeda-beda. Media diseminasi yang berupa audio visual seperti VCD lebih banyak diminati oleh petani, karena dirasakan lebih menarik. Sedangkan media diseminasi yang berupa media cetak juga cukup disukai dan bisa dipahami oleh petani dan penyuluh karena disertai dengan gambar-gambar dan penjelasan.

Salah satu saran utama yang disampaikan oleh para petani adalah hendaknya media diseminasi tersebut dapat diperbanyak dan dibagikan kepada mereka, karena selama ini diakui memang para petani belum pernah mendapatkan bermacam-macam media diseminasi seperti itu. Dengan demikian, informasi teknologi dari Balitjestro akan lebih banyak yang sampai ke petani dan dapat meningkatkan adopsi teknologi oleh petani.  [Lizia Zamzami | Balitjestro]

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event