Studi Morfologi Tanaman F1 Jeruk (Citrus sp.) Pada Fase Pembibitan

Buletin Teknik Pertanian Vol. 22 No. 1: 15-20, 2017

Hadi Muhammad Yusuf

Perakitan VUB jeruk umumnya dilakukan melalui persilangan antara tetua jantan dan betina terpilih sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Sementara keberhasilan persilangan pada jeruk dipengaruhi oleh kondisi kepala putik, kualitas serbuk sari, dan waktu persilangan. Perakitan VUB jeruk dapat dilakukan melalui persilangan secara konvensional dengan penyelamatan embrio (embryo rescue), induksi mutasi dengan radiasi sinar gama, fusi protoplas, dan penggandaan kromosom (Martasari 2013). Persilangan antara jeruk siam Banjar dan Satsuma Mandarin untuk menghasilkan VUB jeruk dengan sedikit/tanpa biji telah dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) dan menghasilkan beberapa populasi tanaman hasil pemuliaan. Untuk memilih klon terbaik, seleksi individu sebagai tahap awal seleksi perlu dilakukan. Seleksi ini dilakukan dengan memerhatikan morfologi tanaman dan beberapa karakter penting yang diharapkan. Percobaan ini bertujuan untuk mengamati penampilan morfologi tanaman F1 hasil persilangan jeruk siam Banjar dan Satsuma Mandarin…..

Artikel lengkapnya bisa di download disini 

Agenda

no event