Strategi Pengendalian Lalat Buah pada Jeruk

Lalat buah (Bactrocera spp), merupakan salah satu hama penting pada jeruk. Kerusakan yang ditimbulkan oleh larvanya akan menyebabkan gugurnya buah sebelum mencapai kematangan yang diinginkan.

Hal ini sangat merugikan karena dapat menghambat peningkatan produksi dan mutu buah. Buah yang terserang mudah dikenali dengan adannyaperubahan warna kulit di sekitar tanda sengatan dan terjadinya pembusukan buah dengan cepat.

Pada buah yang terserang biasanya terdapat lubang kecil di bagian tengah kulitnya/. Hal tersebut disebabkan oleh larva lalat buah yag hidup di dalam buah yang hampir masak sehingga menyebabkan buah menjadi busuk. Apabila dibelah pada daging buah terdapat belatung-belatung kecil yang biasanya meloncat apabila tersentuh.

Hama satu ini juga menyerang pada tanaman jeruk. Serangan biasanya pada saat buah menjelang masak karena menarik bagi lalat buah.

“Kunci keberhasilan pengendalian lalat buah sebetulnya pada saat ada serangan, artinya harus dilakukan sanitasi kebun dengan mengumpulkan buah-buah yang busuk tiap hari dalam satu bulan tujuannya untuk memutus siklus hidup lalat buah itu sendiri”, jelas Otto Endarto peneliti entomologi Balitjestro, Kamis (8/8/2019).

Lebih lanjut dijelaskan, pengendalian lalat buah  dilakukan dengan sanitasi kebun dalam 3 tahapan atau cara. Yang pertama yaitu dengan mengumpulkan buah busuk dan dimasukkan dalam tong yang berisi air yang ditutup rapat dengan plastik untuk mematikan larva yang muncul dari buah busuk. Dalam waktu 2 sampai 3 hari larva akan mati.

Kemudian cara yang kedua yaitu buah yang dikumpulkan dalam plastik selanjutnya diikat rapat sampai tidak ada udara masuk. Tujuannya untuk mematikan larva dalam waktu 4-5 hari.

Cara yang ketiga yaitu dengan memusnahkan lalat buah dengan penyemprotan menggunakan insektisida yang bersifat kontak agar tidak menjadi residu dalam buah.

Pemasangan perangkap yang diletakkan di batas luar kebun dapat dilakukan untuk mengendalikan lalat buah. Tujuannya untuk menangkap lalat agar tidak menyerang kebun. Pemasangan perangkap ini juga sekaligus untuk monitoring tingkat serangan dari lalat buah, lanjutnya.

Pengendalian lalat buah akan berhasil apabila dilakukan secara serentak dalam satu kawasan. (aminuddin fajar)

Agenda
Tanggal Kegiatan
Rabu, 16 Oktober 2019 Kunjungan Industri – SMKN 1 Gondang Nganjuk
Rabu, 16 Oktober 2019 Studi Banding oleh Diperta Kab. Tulungagung
Jumat, 15 November 2019 SMA IT Al- Hikmah