Soft Launching Kawasan Wisata ‘Witajes’

witajesPada tanggal 12 Juni 2013, Ka. Balitjestro memperkenalkan kawasan wisata di kampus Balitjestro ‘WITAJES’ kepada Bp. Ka. Puslitbang Horti dan Tim Penilai CPP (Citra Pelayanan Prima) yang terdiri dari Kementerian Pertanian, LSM dan Menpan . WITAJES adalah salah satu media pelayanan kepada masyarakat.

Pada tanggal 1 Juli, hari Senin Legi, setelah rapat kerja (coffee morning) bersama dengan Pemkot Batu, Ka. Balitjestro mengajak Bp. Wali Kota Pemkot Batu untuk ‘soft-launching’ kawasan wisata Badan Litbang Pertanian di kampus Balitjestro .  Ka. Balitjestro didampingi oleh Ka. Yantek Balitjestro berjalan bersama-sama dengan Bp. Walikota Pemkot Batu dan semua Ka. SKPD Pemkot Batu menuju kawasan wisata ‘WITAJES’. Pak Walikota memanen jeruk keprok Batu 55 sebagai tanda ‘soft-launching’ WITAJES.

witajes2WITAJES merupakan kepanjangan dari Wisata Tekno Agro Jeruk dan Buah Subtropika. Istilah WITAJES terlahir dari inspirasi Ka. Balitjestro setelah melakukan kunjungan ke kawasan wisata teh di Wonosari-Lawang (WAW= Wisata Agro Wonosari) pada bulan September 2012. WAW bila dilafalkan akan berbunyi WAO, yang kurang lebih bermakna sebagai lambang dari keadaan hebat (wonderful). Sedangkan suku kata JES dari WITAJES memberikan makna suasana nyaman dan akrab (comfortable and friendly). JES adalah istilah sangat umum bagi arema (Arek Malang, bukan Arek Madura Lho) yang digunakan sebagai ungkapan tegur sapa antar pemuda/di untuk memberikan nuansa nyaman dan akrab. Disamping bernuansa nyaman dan akrab, kawasan witajes1wisata WITAJES akan memberikan corak tersendiri bagi wisatawan (unique tourist site). Dalam kawasan ini, pengunjung tidak hanya menikmati suasana nyaman dan akrab tetapi juga akan menikmati nuansa ‘ilmiah’. Sehingga, pengunjung juga bisa belajar teknologi seperti teknologi menghasilkan benih yang bebas penyakit, teknologi budidaya, teknologi pencegahan hama dan penyakit, teknologi panen dan pasca panen. Dalam kawasan WITAJES juga akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan berupa rute untuk jalan sehat , jalan berkerikil halus sebagai media terapi pijet pada pejalan kaki.

Muchdar Soedarjo

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro)

Jl. Raya Tlekung No. 1 Batu – Jawa Timur (muchdar.soedarjo62@gmail.com)

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event