Sinta Ponsoe Varietas Baru Hasil Persilangan Siam Pontianak dengan Keprok Soe

Produksi jeruk keprok/siam nasional tahun 2018 berdasarkan data BPS 2.408.043 ton yang berasal dari hampir semua provinsi. Kondisi ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2017 yang berada di 2.165.189 ton.

Untuk memenuhi kebutuhan akan vareitas unggul baru jeruk, Badan Litbang Pertanian melalui Balitjestro telah menghasilkan jeruk varietas baru melalui proses persilangan.

Hasilnya di akhir tahun 2019 kemarin telah terdaftar varietas baru yang bernama Sinta Ponsoe. Buah ini telah terdaftar varietasnya berdasarkan SK Menteri Pertanian No 168/Kpts/SR.120/D.2.7/12/2019

Peneliti Pemulia Balitjestro, Chaereni Mertasari menjelaskan bahwa Jeruk Sinta PonSoe adalah jeruk hasil persilangan Siam Pontianak dan Keprok Soe. Jeruk ini telah melalui proses seleksi yang lama sehingga akhirnya di tetapkan sebagai Varietas Unggul Baru Jeruk .

Lebih lanjut disampaikan jeruk Sinta PonSoe memiliki keunggulan karakter rasa buah manis segar dengan Total Padatan Terlarut 10 – 12.2 o brix, kulit buah kuning oranye, produksi tinggi (24 -36 kg/tanaman/tahun) dan daya simpan yang lama (28 -35 hari). Wilayah adaptasi jeruk Sinta PonSoe adalah dataran tinggi.

Dengan adanya varietas baru ini diharapkan mampu menambah keragaman Sumber Daya Genetik (SDG) jeruk dan referensi bagi masyarakat. Selain itu sebagai modal dalam usaha peningkatan produksi sekaligus konsumsi jeruk nasional. (aminuddinfajar/balitjestro)

Agenda

no event