Sinergi Untuk Kebangkitan Jeruk Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan memiliki komoditas jeruk unggulan yang berkembang. Varietas tersebut diantaranya Pamelo Pangkep Merah dan Putih serta keprok Selayar yang menjadi ikon di Kepulauan Selayar. Sulsel sendiri menurut data BPS menjadi penghasil terbesar jeruk Pamelo.
 
Untuk mendukung pengembangannya Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan studi banding di Balitjestro, Rabu (08/6).
Kegiatan ini untuk mendorong dan mengimplementasikan teknologi perbenihan jeruk dalam mendukung pengembangan jeruk di Sulsel.
 

Kegiatan yang diikuti 27 peserta ini diterima Kepala Balitjestro Dr. Fausiah T. Ladja, SP, M.Si . Dalam kesempatan tersebut disampaikan sekilas tentang Balitjestro dan teknologi yang dihasilkan. Selanjutnya diharapkan peserta dapat mengadopsi ilmu yang diterima serta memberikan manfaat dalam membudidayakan jeruk.
 
Beberapa teknologi yang dihasilkan diantaranya bujangseta (pembuahan jeruk berjenjang sepanjang tahun). Bujangseta adalah produksi jeruk yang bisa berbuah sepanjang tahun (off season) dan menghasilkan buah bermutu premium seragam, citarasa sesuai pasar, kulit buah mulus dengan harga memadai selengkapnya di http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id/bujangseta-buahkan-jeruk-berjenjang-sepanjang-tahun/
 
Dalam teknologi perbenihan juga menerapkan standar untuk menghasilkan benih sehat dan bermutu tinggi. Sampai dengan saat ini benih sumber jeruk yang dihasilkan Balitjestro telah didistribusikan hampir ke semua provinsi di Indonesia.
 
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu mentransfer teknologi kepada peserta sehingga ke depan dapat mengadopsi untuk hasil yang lebih baik.