Semen Indonesia Kembangkan Jeruk, Anggur dan Lengkeng di lahan Green Belt

Sebagai bentuk diseminasi penelitian Balitjestro bekerjasama dengan Semen Indonesia mengembangkan jeruk, lengkeng, anggur di kawasan Green Belt Semen Indonesia di Tuban.

Tim Balitjestro mengadakan kegiatan koordinasi untuk pelaksanaan demplot di lahan PT Semen Indonesia, 24-25 Januari 2020. Tanaman yang akan dikembangkan adalah anggur dan lengkeng setelah jeruk yang udah ditanam sebelumnya.

Lokasi yang disediakan PT Semen Indonesia adalah disekitar Kawasan Ecopark Kambangsemi.

Lokasi yang direncanakan untuk tanaman anggur mempunyai luas  66 x  21  m. Lahan sudah ditambahi top soil dari lahan pertanian 10-15 cm. Dibawah topsoil merupakan tanah liat berkapur yang padat sehingga rekomendasi lubang tanam 60x60x60 cm dengan penambahan pembenah tanah berupa pasir dan pupuk kandang.

Model penanaman menggunakan kniffin dan para-para dengan memperhatikan estetika kebun. Sedangkan varietas yang akan ditanam adalah varietas anggur unggul Balitbangtan.

Tanaman lengkeng yang didiseminasikan akan ditanam di belakang Griyo Winih, 500 meter dari lokasi anggur. Tanah pada lahan ini merupakan bekas penambangan sehingga diperkirakan mempunyai tingkat kesuburan rendah.

Rekomendasi lubang tanam lebih luas dibandingkan anggur, yaitu 80 x 80 x 80 cm dan ditutup dengan pupuk kandang tanpa tanah. Varietas yang akan ditanam adalah kateki.

Agenda

no event