Sekilas Motivasi di Akhir Penutupan i-prog

[cml_media_alt id='1022']iprog[/cml_media_alt]Diakhir penutupan perencanaan dan program Balitbangtan 2016 oleh Kepala Badan Litbang Kementan ada arahan Kabadan yang harus diperhatian yakni seorang perencana harus dapat memahami secara komprehensif dengan kondisi kekinian. Oleh karena itu harus merencanakan program secara matang, melaksanakan program dengan benar sesuai dengan yang direncanakan, dan mengawal, mengendalikan, dan mengevaluasi. Perencanaan yang baik akan menghasilkan hasil yang terbaik. Indikator keberhasilan Balitbangtan ada dua yakni sciens recognition dan impact recognition. Perencanaan yang baik diawali dengan membuat police statement karena menyangkut pernyataan kebijakan pembiayaan. Dengan berbasis single vision oleh pemerintah seperti sekarang ini mempunyai tujuan yaitu mengurangi/menghilangkan ego sektoral dan sub sektoral.

Di lingkup Balitbangtan digerakkan dengan sistem coorporate program. Ada beberapa kegiatan corporate program di lingkup Balitbangtan yang sekarang sedang dikerjakan dalam bentuk kegiatan top down misalnya PAJALE, UPSUS, TSP atau TTP. Sedangkan kegiatan buttom up adalah kegiatan penelitian secara terstruktur dalam rangka untuk pengembangan teknologi dan sasaran strategis lainnya. Berkaitan dengan itu semua maka seorang perencana harus punya jiwa besar, presisi, jujur untuk menyelamatkan anggaran.  Kegiatan top down dan buttom up keduanya mempunyai nilai strategis dalam rangka untuk   melaksanakan pembanguan pertanian. Kegiatan buttom up biasanya akan di proyeksikan sebagai indikator kerja utama setiap UPT atau UK. Salah satu teknologi yang sedang di tunggu-tunggu oleh stake holders terkait dengan usaha agribisnis tanaman jeruk yang di hasilkan oleh Balitbangtan adalah kit deteksi huang long bin (HLB) pada tanaman jeruk.

Mengingat pentingnya teknologi yang dihasilkan tersebut, maka Kabadan (Dr. Ir. Hariyono, MSc) disela-sela akhir penutupan acara perencanaan program membuat kesepakatan dengan peneliti penghasil teknologi dari Balitjestro yaitu Ir. Nurhadi, MSc. Ekspresi kesepakatan antara Kabadan dengan Peneliti Balitjestro berupa salam komando seperti terlihat pada foto yang disaksaikan oleh seluruh peserta perencanaan program. Motivasi menghasilkan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna merupakan karir tertinggi seseorang sebagai seorang peneliti. Oleh karena itu dukungan semua komponen terkait sangat dibutuhkan dalam rangka untuk menghasilkan teknologi yang inovatif.

Berita dan Foto ; Dr.Ir. Harwanto, M.Si

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event