Sehari, Panen Apel hingga Dua Kali

Jawa Pos, 11 Januari 2017, halaman 23

MELIMPAH: Salah seorang pekerja menata apel yang baru dipanen di kawasan Desa Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo, kemarin. (foto: FALAHI MUBAROKI RADAR KANJURUHAN)

PONCOKUSUMO – Di awal tahun, petani apel di kawasan Kecamatan Poncokusumo bisa merasakan manisnya panen raya. Tingginya permintaan membuat mereka bahkan bisa panen dua kali sehari. Jenis apel manalagi dan rome beauty masih menjadi favorit.

Selama musim liburan akhir tahun lalu, petani bisa merasakan keuntungan yang lumayan. “Pas musim panen raya berbarengan dengan liburan, dalam sehari bisa mencapai 15 ton, itu total di Poncokusumo,” ungkap Wanto, salah seorang koordinator petani apel Poncokusumo. Bahkan, sempat ada kekurangan barang karena tingginya permintaan apel, terutama dari pengepul di Kota Batu. ‚ÄúSetiap hari kami kirim ke Batu. Permintaannya memang tinggi,” jelasnya.

Tingginya permintaan juga berpengaruh terhadap harga jual apel. Saat ini, harga dari petani berkisar antara Rp 13 ribu-15 ribu per kilogram. Harga itu terbilang tinggi karena biasanya hanya sekitar Rp 11 ribu per kilogram. (haf/c4/nay)