Sebaran Jeruk Keprok di Indonesia

[cml_media_alt id='1668']Penelitian Jeruk[/cml_media_alt]

Varietas yang mempunyai daerah sebaran banyak memberikan suatu petunjuk bahwa varietas tersebut dapat dikembangkan pada berbagai kondisi zona agroekologi mulai dari dataran rendah sampai dengan dataran tinggi. Terjadi sebaliknya pada vareitas yang hanya dapat tumbuh dan berkembang pada zona agroekologi tertentu misalnya keprok Siompu hanya dapat tumbuh baik daerah dataran rendah di Kabupaten Buton – Sultra.  Keprok Terigas dan keprok Madura tampaknya varietas yang mempunyai daerah/wilayah sebaran yang paling luas dibandingkan dengan varietas yang lain (Tabel 1).

Tabel 1. Jenis varietas jeruk yang banyak berkembang di berbagai Provinsi di Indonesia*)

[cml_media_alt id='1669']Sebaran Jeruk Keprok[/cml_media_alt]

*) Data di olah dari kegiatan UPBS Jeruk (2009 – 2014)

Varietas jeruk yang mempunyai daerah sebaran lebih dari lima provinsi ada 10 varietas. Sebaran varietas di masing-masing provinsi dapat diartikan bahwa varietas tersebut selain mempunyai daerah sebaran yang luas juga dapat dikatakan disukai oleh konsumen.  Berdasar pada Tabel 1 dapat dijelaskan bahwa dari 10 varietas yang banyak dikembangkan di masing-masing provinsi tampaknya sebagian besar 70 % (7 varietas) merupakan jenis keprok dan 30 % (3 varietas) jenis siam.  Berkembangnya jeruk jenis keprok secara umum dipengaruhi oleh preferensi konsumen yaitu buah jeruk yang berwarna kuning.

Banyaknya varietas keprok yang dikembangkan oleh masyarakat berkait dengan program pemerintah melalui Dirjen Hortikultura yaitu kuningisani buah jeruk dalam rangka untuk menghadang buah jeruk impor.   Program kuningisasi jeruk keprok oleh pemerintah melalui Dirjen Hortikultura dikembangkan dalam bentuk pengembangan kawasan agribisnis hortikultura (PKAH). Varietas jeruk yang banyak diminati oleh konsumen secara umum yang mempunyai cita rasa manis dan segar. Tingkatan kemanisan untuk buah jeruk berkisar antara 9 – 12 derajat brix. Oleh karena itu varietas yang mempunyai kriteria seperti itu kemungkinan besar akan mudah berkembang di masyarakat.

Setiap varietas jeruk keprok mempunyai spesifikasi sesuai dengan daerah pertumbuhannya. Secara umum buah jeruk keprok berwarna kuning, akan tetapi ada faktor lain yang dapat menyebabkan buah jeruk berbuah kuning yaitu ketinggian tempat dan perbedaan suhu siang malam yang sangat ekstrem. Perbedaan suhu siang dan malam yang sangat tajam untuk varietas tertentu misalnya keprok borneo prima dapat menyebabkan pecah buah.

 

Oleh: Harwanto
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

 

Tinggalkan Balasan