Saksikan Gelar Teknologi Badan Litbang Pertanian, Kementan RI

AGRO INOVASI
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Hanya di Penas Ke-XIV Tahun 2014 Malang, Jawa Timur

Alat Mesin Pertanian Penas 2014 - Badan Litbang Pertanian - Balitjestro
Pelaksanaan Penas ke-XIV di Kabupaten Malang menempati lahan lebih kurang 10 ha. Di lahan tersebut didirikan sebuah demonstration plot (demplot) beragam varietas unggul tanaman mulai padi, jagung, kedelai, tebu, cabai, bawang hingga hewan ternak. Untuk melengkapinya, juga disiapkan para peneliti di 13 titik untuk melayani pertanyaan para pengunjung.

Gelar Teknologi Badan Litbang Pertanian merupakan salah satu kegiatan diseminasi dan sosialisasi berupa pengenalan; peragaan; dan demonstrasi teknologi hasil penelitian di lapangan kepada masyarakat atau petani. Pada 2014, kegiatan gelar teknologi di Penas XIV dilaksanakan di area seluas lebih kurang 10 hektare dengan. tema Pertanian Bioindustri Ramah Lingkungan, pada tanggal 7-12 Juni 2014 di Desa Kedung Pedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Teknologi yang ditampilkan pada gelar kali ini dibagi menjadi 3 area, yaitu Komoditas Utama, Bioenergi, dan terakhir Demo Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Berikut deskripsi tiga area tersebut.

Area/Klaster Komoditas Utama

Akan ditampilkan teknologi budidaya dan varietas unggul komoditas bawang, cabe, jagung, kedelai, padi, sapi, dan tebu. Varietas cabe merah yang ditampilkan adalah varietas kencana dan varietas ciko. Varietas bawang yang dipamerkan adalah varietas trisula dan varietas sembrani.

Area/Kluster Bioenergi

Akan ditampilkan pengolahan biogas dari kotoran temak, varietas dan model pengolahan tanaman bioenergi, antara lain: kemiri sunan, gandum, serbung, ubi jalar, dan ubi kayu.

Area Demo Alsintan

Pada kluster demo alsintan akan ditampilkan alat Indo Jarwo Transplanter dan Combine Harvester. Mesin tanam padi Indo Jarwo Transplanter dapat mempermudah dan mempercepat penanaman padi dengan biaya yang lebih murah dan cepat. Sedangkan lndo CombineĀ  Harvester merupakan mesin panen padi yang dapat mengurangi susut hasil panen . Mesin tersebut dapat menggabungkan kegiatan panen hingga pengantongan dalam satu proses kegiatan yang terkontrol. [Jawa Pos, 06 Juni 2014, hal. 39]

Jembatan Penas 2014 - Badan Litbang Pertanian - Balitjestro (37)

Gambar: Salah satu sudut saung gelar teknologi Badan Litbang Pertanian

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event