Sabar dan Telaten Kunci Keberhasilan dalam Bertani Jeruk

[cml_media_alt id='2313']ladi3[/cml_media_alt]Untuk mengetahui perkembangan jeruk hasil dari benih Badan Litbang Pertanian ka Balitjestro, Dr. Muchdar Soedarjo, MSc melakukan kunjungan lapang ke petani jeruk di Malang, Jumat (01/02/2013). Kunjungan lapang Ka Balitjestro dilakukan di petani di Malang yang menggunakan benih dari Badan Litbang.Dalam kesempatan tersebut Pak Ladi petani jeruk di Malang ini menceritakan bagaimana budidaya dan hasil dari benih unggul yang dia tanam. Di lahan seluas sekitar 1 ha pertanaman jeruk ditanam dengan sistem tumpang sari dengan cabe.

Ternyata dengan cara seperti ini menghemat biaya produksi untuk tanaman jeruk sekaligus mendapatkan untung yang lebih. Dengan umur tanaman yang masih 3 tahun hasil yang didapat mencapai 50kg/pohon. Dengan asumsi harga 10 rb /kg dapat kita ketahui bahwa 1 pohon mencapai Rp 500 rb. Jumlah ini apabila dikalikan dengan jumlah tanaman yang ada maka hasilnya sungguh fantastis. Untuk mendapatkan hasil seperti itu harus di dasari dengan sabar dan telaten.Dengan kesabaran dan ketelatenan saat ini pak Ladi sudah dapat merasakan hasil dari jeruk yang dia tanam.  Varietas jeruk yang ditanam di lahan yang berukuran 1 ha ini adalah jenis siam Pontianak.

[cml_media_alt id='2312']????????????????????????????????????[/cml_media_alt]Dengan cara tumpang sari ini dia mendapatkan untung yang berlipat selain untung dari hasil tanaman cabe juga dari jeruk yang lebih besar lagi untungnya. Dengan hasil yang didapat dia merasa yakin kalo buah yang dihasilkan tidak kalah dari buah impor. Karena dari segi rasa maupun kualitas jeruk hasil dari benih Badan Litbang Pertanian ini lebih enak dan segar dibanding buah impor yang ada di pasaran. Untuk itu dia mengharapkan agar kebutuhan petani akan benih unggul untuk bisa dipenuhi sehingga ke depan petani mulai menggunakan benih unggul dari Badan Litbang Pertanian sehingga hasil akan meningkat dan kesejahteraan petani akan meningkat.

Menanggapi hal tersebut Ka Balitjestro memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap semangat petani dalam mengembangkan jeruk. Untuk itu ke depan penyediaan benih unggul Badan litbang Pertanian akan disesuaikan dengan kebutuhan petani untuk memberikan kemudahan bagi petani dalam membudidayakan jeruk untuk memberikan peningkatan produksi dan ekonominya. Sehingga ke depan dapat membatasi impor jeruk yang selama ini terus mengalami peningkatan.(Fajar)

Tinggalkan Balasan