Rencana Kerjasama Pengembangan Kawasan Agropolitan Kabupaten Tulungagung

tulungagung
Ir Agus Sugiyatno, MP dan Ir. Arry Supriyanto, MS menerima kedatangan tamu dari Pemkab Tulungagung dalam rangka rencana kerjasama pengembangan kawasan agropolitan

Balitjestro kedatangan  tamu dari Pemkab Tulungagung yaitu Anang Pratistianto, ST, MSi (Kepala Bagian Sumber Daya Alam), Drs. Nursiyo (Kasubbag Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Ketahanan Pangan) dan Sanusi (Staf Bagian Sumber Daya Alam), Selasa 27/01/2015. Tujuan kunjungan tersebut adalah koordinasi dan konsultasi tentang pengembangan kawasan agropolitan di kec. Sendang, Tulungagung. Kunjungan diterima oleh Ir. Agus Sugiyatno, MP (Koordinator Jasa dan Penelitian) dan Ir. Arry Supriyanto, MS (Ketua Kelti Ekofisiologi).

Anang Pratistianto, ST, MSi selaku koordinator kunjungan menyampaikan bahwa saat ini di kec. Sendang kab. Tulungagung telah dibangun kawasan agropolitan namun konsep yang dikembangkan belum berjalan dengan baik. Kawasan agropolitan yang dikembangkan berada di kaki gunung Wilis di dataran tinggi dengan cakupan luasan puluhan hektar. Saat ini yang sudah dikembangkan adalah ternak sapi perah, harapan ke depan bahwa ternak nanti akan diintegrasikan dengan tanaman tahunan terutama untuk konservasi lahan. Berdasarkan hal tersebut, Pemkab Tulungagung berkeinginan bekerjasama dengan Balitjestro untuk mengevaluasi program yang ada dengan harapan hasil kerjasama ini nanti akan bisa dikembangkan pada tahun 2016.

Ir. Arry Supriyanto, MS (Ketua Kelti Ekofisiologi) mewakili kepala Balitjestro menyambut baik tawaran yang disampaikan dari Pemkab Tulungagung. Tentunya dalam mengevaluasi dan membangun kembali konsep Agropolitan di kec. Sendang Tulungagung nanti akan ada muatan inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian yang akan diterapkan di kawasan tersebut. Dengan lokasi yang berada di dataran tinggi, komoditas mandat Balitjestro yang bisa dikembangkan adalah jeruk dataran tinggi, lengkeng dataran tinggi, stroberi, dan apokat yang akan diintegrasikan dengan tanaman lain ataupun ternak.

Sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti kerjasama ini, maka pada minggu I atau II Pebruari nanti Tim Balitjestro yang terdiri dari peneliti Agronomi, Tanah dan Hama/Penyakit akan turun ke lapang untuk mencari data-data sekunder dan survey awal di lokasi untuk memotret kondisi terkini pada lahan pengembangan yang ada. Dari kunjungan ini diharapkan tim Balitjestro akan dapat memformulasikan hasil kunjungan dalam bentuk Proposal atau Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU. [Ir. Agus Sugiyanto, MP/balitjestro]

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event