Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium Nitrat (KNO3) Terhadap Hasil Panen Buah Stroberi (Fragaria x ananassa)

Prosiding Seminar Nasional PERHORTI 2014, halaman 7-14

Zainuri Hanif* dan Hasim Ashari
Balai Penelitian Jeruk dan Buah Subtropika
Jl Raya Tlekung No 1. Junrejo, Batu, Jawa Timur 65301
*e-mail: zainurihanif@gmail.com

ABSTRAK
Permasalahan stroberi di lapang salah satunya adalah kemanisan buah yang tidak merata. Sifat dan ketahanan buah stroberi untuk masing-masing varietas berbeda-beda. Kondisi ini mengakibatkan buah stroberi yang dipanen, baik waktu maupun tingkat kesegaran dan kekerasan buah tidak sama. Oleh karena itu, perlakuan yang diberikan untuk varietas dapat berbeda. Pemberian pupuk KNO  yang disiramkan pada tanaman stroberi diduga akan mengalami reduksi dan menghasilkan asam amino yang terbentuk yang dapat merangsang pembentukan bunga dan buah pada tanaman stroberi. Terobosan teknologi di Filipina dengan pemberiaan KNO  ternyata dapat memacu pembungaan mangga dan dapat meningkatkan produksi dua atau tiga kali lipat dibandingkan dengan sebelum ditemukan teknologi ini. Penyemprotan dengan teknologi tersebut hanya dilakukan sekali ketika bunga mulai nampak setelah 14 hari penyemprotan. Pemberian KNO  pada tanaman stroberi diduga memberikan pengaruh terhadap buah stroberi yang dipanen. Tujuan dari penelitian ini yakni: Untuk mengetahui pengaruh pemberian KNO  terhadap tanaman stroberi dan untuk mengetahui kosentrasi yang paling efektif terhadap hasil tanaman stroberi. Batasan masalah dari penelitian ini yakni: kosentrasi pemberian kalium nitrat (KNO ), varietas (asesi) stroberi, kualitas buah stroberi mencakup: brix buah, berat buah, diameter buah dan panjang buah stroberi. Hasil penelitian ini adalah pembuahan tertinggi terdapat pada varietas Rosalinda (V3) sedangkan untuk pembuahan terendah terdapat pada varietas Dorit (V1) dan untuk perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan kontrol (I1) sedangkan perlakuan terendah dalam pembuahan terdapat pada perlakuan I4 (KNO  3 gr/0.5 l) sedangkan untuk brix buah; perlakuan pemberian KNO  tidak ada yang berpengaruh terhadap brix buah, namun brix buah hasil panen tertinggi terdapat pada varietas Lokal Berastagi (V2) sedangkan brix terendah terdapat pada varietas Dorit (V1) sedangkan perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan I2 (KNO  1 gr/0.5 l) sedangkan brix terendah terdapat pada perlakuan I5 (KNO 4 gr/0.5 l).

Kata Kunci: Stroberi, KNO , kualitas buah stroberi, brix buah

ABSTRACT
One of the problems about strawberry in the field is that the sweetness of the fruit is not spread evenly. Each strawberry variety has different characteristics and shelf life. This resulted in the quality of strawberries, in terms of harvest time and freshness level is not the same. Therefore, the treatment given to each variety may vary. KNO  fertilizer application which is sprayed on the strawberry crop is estimated to experience a reduction and produce amino acids that can stimulate the formation of flowers and fruits on strawberry plants. Breakthrough technology in Philippines using KNO  application was able to stimulate the flowering of mango plants and can increase the production of two or three- fold compared to that before the findings of this technology. Spraying KNO  was applied only once when the flowers begin to appear after 14 days of spraying. KNO3 application on strawberry plants suggested can give significant effect on the strawberry yield. The objective of this study was to determine the effect of KNO  on strawberry plants and to determine the most effective concentration of KNO  on strawberry crops. The variable comprised of the concentration of potassium nitrate (KNO ), strawberry variety (accession), strawberry fruit quality such as brix, fruit weight, fruit diameter and fruit length. The results of this study showed that the highest fertilization occurred on Rosalinda variety (V3), and the lowest fertilization occurred on Dorit variety (V1). Moreover, the best treatment was the control (I1) and the lowest treatment was treatment I4 (KNO  g / 0.5 l). However, KNO  treatment gave no effect on fruit brix. Local Berastagi variety (V2) had the highest yield, while Dorit variety (V1) had the lowest yield. The best treatment was the treatment of I2 (KNO  1 g / 0.5 l), while the lowest brix was the treatment if I5 (KNO 4 g / 0.5 l).

Keywords : Strawberry, KNO , strawberry quality, fruit TSS.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini