Kecepatan Pertumbuhan Tanaman Stroberi Hasil Kultur Meristem pada Media Aklimatisasi yang Berbeda

Prosiding Seminar Ilmiah Perhorti (2013), halaman 174-180

O.A. Banaty, A.S. Siregar dan A. Supriyanto
Balai Penelitian Jeruk dan Buah Subtropika,Tlekung.
Email: ocha_banaty@yahoo.com

Abstrak
Keberhasilan dalam mendapatkan bibit stroberi dalam jumlah massal dan cepat, perlu didukung oleh kondisi lingkungan dan media tanam yang optimal bagi pertumbuhan tanaman pada tahapan aklimatisasi. Aklimatisasi menjadi tahapan yang penting karena terjadi perubahan lingkungan dari kondisi in vitro kepada kondisi ex vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media tanam yang paling optimal pada tahapan aklimatisasi guna mendukung percepatan pertumbuhan tanaman stroberi hasil kultur meristem. Rancangan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah ulangan 5 dan unit eksperimen sebanyak 2 pot. Perlakuan yang digunakan adalah 5 macam media tanam untuk aklimatisasi stroberi yaitu: arang sekam (S), tanah pasir (P), tanah pasir + arang sekam (PS), tanah Andisol (L) dan tanah Andisol + arang sekarn (LS). Panjang tangkai daun, jumlah daun, lebar daun, panjang akar, bobot basah akar dan bobot basah tajuk telah diamati. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa media tanam stroberi pada tahapan aklimatisasi (8 MST) dengan menggunakan tanah Andisol terlihat percepatan pertumbuhannya yang paling optimal.

Key words: aklimatisasi, media tanam, pertumbuhan, stroberi
Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini