Diseminasi

[cml_media_alt id='996']DiseminasiBalitbangtanKementan[/cml_media_alt]

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika telah menghasilkan beberapa teknologi unggulan tanaman jeruk antara lain : varietas unggul tanaman jeruk, kandidat Pamelo tanpa biji, Teknologi Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) yang telah membantu meningkatkan pendapatan petani Pamelo di kabupaten Magetan menjadi 3-5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya (Supriyanto et al., 2000). Teknologi indeksing untuk mengetahui status 7 patogen penyakit sistemik jeruk di Blok Fondasi (Dwiastuti, 1994) dan teknologi perbanyakan masal jamur entomopatogen Hirsutella citriformis yang mempunyai peran mampu mengendalikan imag Diaphorina citri sebesar 30% di Lumajang (Dwiastuti et al., 1994), 82.9% di BPP Jatinom dan 52.2% di Macanan (Subandiyah, 2000) dan 60% – 70% di Jombang (Endarto, 1999).

Teknologi-teknologi lain selain tanaman jeruk yang telah dikembangkan adalah teknologi penggantian varietas melalui top working pada tanaman apel (Suhariyono et al., 2002), tanaman apokat (Sugiyatno, et al., 1998) dan tanaman durian terbukti mampu mengganti varietas tanaman secara cepat sesuai selera konsumen/pasar. Delapan klon apel asal Australia dan Belanda menghasilkan kualitas buah seperti apel impor (Sutanto, 2001) sedangkan 3 varietas anggur Bali (Alphonso Lavalle), Probolinggo Biru 81, Probolinggo Super (Cardinal) dan Prabu Bestari (Red Prince) telah dilepas sebagai buah anggur unggul nasional (Supriyanto et al., 2002). Tiga belas varietas lengkeng dataran rendah, medium dan tinggi telah di koleksi di KP Tlekung (Sugiyatno, et al., 2007).

Output Tahunan

Mengikuti ekspose, pameran lingkup Litbang dan nasional serta menyelenggarakan gelar teknologi untuk menginformasikan dan menerima umpan balik hasil inovasi teknologi tanaman jeruk dan buah subtropika.
Mencetak dan menyebarluaskan berbagai macam produk materi diseminasi berupa laporan tahunan, buku petunjuk teknis, kalender inovasi pelayananan teknologi  jeruk dan buah subtropika, menyebarluaskan leaflet, poster, inovasi teknologi tanaman jeruk dan buah Subtropik
Transfer teknologi melalui website balitjestro
Pengelolaan perpustakaan
Output Akhir

Tercapainya percepatan proses transfer teknologi kepada pelaku agribisnis jeruk dan buah subtropika serta memfasilitasi sarana komunikasi dan informasi antar pengambil kebijakan, peneliti dan pelaku agribisnis jeruk dan buah subtropika dengan cara diseminasi multi chanel inovasi teknologi tanaman jeruk dan buah subtropika yang telah dihasilkan

 Kerangka Teoritis

  1. Penyebarluasan teknologi hasil-hasil penelitian melalui kegiatan diseminasi hasil penelitian adalah merupakan bagian integral dari kegiatan penelitian dan pembangunan pertanian telah benyak dilakukan dengan berbagai model diseminasi sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai (Arianto, 2000).
  2. Tolok ukur keberhasilan suatu teknologi pertanian dapat berdaya guna adalah teknologi tersebut dapat diterima dan diterapkan dalam kegiatan pertanian sehingga akan berpengaruh pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pengguna.
  3. Balitjestro telah menghasilkan teknologi unggulan tanaman jeruk dan hortikultura subtropik yang dicetak dalam bentuk leaflet, buku dan poster. Media cetak ini sangat diminati oleh pengunjung ke balai baik dari petani, dinas pertanian, perguruan tinggi maupun pengguna lain terutama yang “perhatian” dengan tanaman jeruk dan buah subtropika. Selain gambar yang ditampilkan cukup menarik, informasi yang disajikan cukup komunikatif  sehingga sangat mudah dipahami oleh pengguna. Permintaan akan media cetak tersebut cukup banyak, sehingga setiap tahun diharapkan tercetak teknologi baru atau cetak ulang teknologi yang sudah ada dalm bentuk leaflet, brosur dan poster.
  4. Upaya untuk mempercepat transfer teknologi dan  mendorong berkembangnya informasi teknologi sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat pengguna adalah dengan memanfaatkan secara maksimal media diseminasi teknologi hasil penelitian yang ada.
  5. Hasil akhir yang diinginkan dalam kegiatan diseminasi teknologi hasil penelitian adalah teradopsinya teknologi, diterapkannya dalam usaha tani serta meningkatnya kesejahteraan petani/pengguna sehingga akan berpengaruh untuk mendongkrak perekonomian negara.

Teknik Diseminasi

Teknik desiminasi dilakukan dengan  mempersiapkan materi substantif yang memiliki dampak luas dalam pengembangannya, memformulasikan pengemasan materi tersebut sesuai dengan rencana saluran diseminasi yang akan digunakan serta melakukan organisasi pelaksanaan dengan menyiapkan tenaga SDM yang mempunyai kapabilitas untuk inovasi yang didesiminasikan, membuat jadwal waktu kegiatan, serta pengalokasian biaya untuk setiap even desiminasi.

1. Mengikuti Kegiatan Promosi, Ekspose, Seminar dan Kegiatan lain.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengikuti kegiatan promosi, ekspose, seminar dan pertemuan lain yang diagendakan dan diselenggarakan oleh Badan Litbang Pertanian maupun penyelenggara lain, baik yang bersifat nasional maupun Internasional. Bentuk dari kegiatan ini adalah mengikuti pameran dengan membuka stand tersendiri atau bergabung dengan UPT lain lingkup Puslit maupun Litbang. Agenda kegiatan yang diikuti antara lain : Pameran Flori Flora, Pameran Ulang Tahun Badan Litbang, dan Pameran Lingkup Puslit Bang Hortikultura lainnya. Dengan menampilkan produk-produk teknologi hasil penelitian dalam bentuk leaflet (dibagikan), poster (ploter) berukuran 70 x 100 cm, display benih dan buah-buahan unggul serta membuka layanan konsultasi agroklinik.

2. Menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika

Seminar hasil penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menginformasikan dan mengkomunikasikan hasil penelitian yang telah dilakukan Balitjestro sehingga mendapatkan saran dan umpan balik untuk perbaikan perencanaan program di masa mendatang. Seminar ini diangkat menjadi seminar nasional, yang diharapkan dapat menjadi media komunikasi hasil penelitian jeruk dan buah subtropika yang dihasilkan peneliti dari lembaga lain seperti Universitas dan BPTP. Acara direncanakan mengundang peneliti, dosen perguruan tinggi, mahasiswa, petani, instansi terkait, pengguna dan nara sumber lain.

3. Kerjasama Penelitian dan Pendampingan Teknologi

Kerjasama penelitian maupun pendampingan teknologi menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pada saat tahun berjalan.  Kegiatan ini lebih bersifat melayani kebutuhan stake holders.

4. Menyebarluaskan teknologi hasil penelitian dalam  media cetak dan bantuan lainnya di kawasan agribisnis jeruk dan buah subtropika: 

Lokasi menyesuaikan dengan kegiatan diselenggrakan oleh panitia. Materi yang disampaikan secara umum berupa produk teknologi (benih jeruk bebas penyakit dan benih buah subtropika), leaflet, brosur, poster, cetakan buku (prosiding, monograf, laporan2, dan suplemen lainnya).

5. Pemagangan Teknologi

Pemagangan teknologi dilaksanakan dengan mengundang para petugas atau petani maju terkait dengan pengembangan agribisnis jeruk. Peserta ditentukan secara proporsif yang didasarkan pada data dan informasi wilayah sentra pengembangan tanaman jeruk di seluruh Indonesia.  Materi pemagangan yang diberikan mulai dari perbenihan sampai dengan budidaya jeruk secara baik dan benar yang mengikuti SOP jeruk.

6. Pelayan Kunjungan

Pelayanan kunjungan menyesuaikan dengan permintaan pengunjung. Didahului dengan pemaparan profil balai kemudian dilanjutkan kunjungan objek yang di pilih. Selanjutnya untuk pelayanan terhadap pelajar dan mahasiswa yang melakukan praktek langsung di arahkan sesuai dengan topik yang di pilih dan langsung berkomunikasi dengan peneliti yang menangani kegiatan terkait.

Tinggalkan Balasan