Balitjestro

PENDAHULUAN

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) terletak di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Batu, Jawa Timur. Posisi Balitjestro berada pada 4 km dari Kota Batu dan pada ketinggian tempat ± 950 m di atas permukaan laut. Berdasarkan Surat Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 13/Permentan/OT.140/3/2006 Loka Penelitian Jeruk dan Hortikultura Subtropik yang mengalami peningkatan eselonisasi dari Eselon IV ke Eselon III dengan nama Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro). Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 30/Permentan/OT.140/3/2013 tanggal 11 Maret 2013 sebagai penyempurna Permentan No. 13/Permentan/OT.140/3/2006. Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis, dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika. Sejak diterbitkannya Permentan Nomor: 30/permentan/OT.140/3/2013 maka Permentan Nomor : 13/Permentan/OT.140/3/2006 dinyatakan tidak berlaku demi hukum. Balitjestro adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) penelitian dan pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.

TUGAS POKOK

Melaksanakan kegiatan penelitian tanaman jeruk dan buah subtropika

FUNGSI

  • Pelaksanaan penyusunan program, rencana kerja, anggaran, evaluasi dan laporan penelitian tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Pelaksanaan penelitian genetika, pemuliaan, perbenihan tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Pelaksanaan penelitian eksplorasi, konservasi, karakterisasi dan pemanfaatan plasma nutfah tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Pelaksanaan penelitian agronomi, morfologi, fisiologi, ekologi, entomologi dan fitopatologi tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Pelaksanaan penelitian komponen teknologi sistem dan usaha agribisnis tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Pelaksanaan penelitian penanganan hasil tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Pemberian pelayanan teknis penelitian tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Penyiapan kerja sama, informasi dan dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian tanaman jeruk dan buah subtropika;
  • Pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, rumah tangga dan perlengkapan Balitjestro.

VISI

“Menjadi Lembaga Penelitian Bertaraf Internasional Dalam Menghasilkan Inovasi Teknologi Jeruk dan Buah Subtropika”

MISI

  • Merekayasa , merakit dan menghasilkan inovasi  teknologi  jeruk  dan  buah  subtropika berbasis sumber daya lokal yang efisien, berdaya saing tinggi serta sesuai kebutuhan pengguna.
  • Menjalin  dan mengembangkan jaringan  kerjasama   nasional  dan internasional  dalam  upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia serta penguasaan  inovasi teknologi  jeruk  dan  buah  subtropika.
  • Menyebarluaskan teknologi inovatif dan produk yang telah dihasilkan kepada pengguna.
  • Meningkatkan  kapasitas  dan  publisitas  Balitjestro.
  • Melestarikan, memanfaatkan dan mengembangkan potensi  sumber  daya genetik  jeruk dan  buah  subtropika mendukung diversifikasi produk serta digunakan sebagai  pusat  wisata  buah berbasis pendidikan.

MOTO

“Satu Langkah Lebih Maju”

KOMODITAS MANDAT

Jeruk, Apel, Anggur, Lengkeng, Stroberi

ARAH DAN STRATEGI PENELITIAN

Strategi penelitian Balitjestro dituangkan dalam Rencana Stratejik sebagai landasan, arah dan pedoman bagi semua unsur internal dalam melaksanakan kegiatan selama 5 tahun ke depan dan mengacu pada Renstra Badan Litbang dan Renstra Puslitbang Hortikultura. Sasaran penelitian adalah mampu menciptakan dan menghasilkan inovasi teknologi terpadu yang dibutuhkan saat ini serta menciptakan trendsetter inovasi teknologi. Renstra Balitjestro memuat program-program penelitian: (1) Pengkayaan, pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian sumber genetik hortikultura; (2) Penelitian pemuliaan, perbaikan sistem produksi dan teknologi ekonomi jeruk; (3) Penelitian dan pengembangan komoditas buah subtropika prospektif jangka panjang (Demand Driving); (4) Pengembangan kapasitas benih sumber jeruk dan buah subtropika; (5) Pengembangan model agribisnis terintegrasi secara vertikal untuk komoditas dan produk pertanian bernilai komersial tinggi; (6) Kaji tindak penanganan permasalahan mendesak serta kasus-kasus darurat nasional dan daerah; dan (7) Pengembangan sistem informasi, komunikasi, diseminasi dan umpan balik inovasi pertanian.

KERAGAAN SUMBERDAYA

Jumlah staf Balitjestro mencapai 104 Pegawai Negeri Sipil meliputi 26 tenaga peneliti dan 78 non peneliti yang diantaranya merupakan teknisi litkayasa. Sarana dan prasarana yang dimiliki terdiri dari laboratorium kultur jaringan, fitopatologi, virologi, entomologi, pemuliaan tanaman dan perbenihan serta laboratorium pengelolaan dan analisis data. Balitjestro memiliki 5 kebun percobaan koleksi plasma nutfah yang terdiri : koleksi 242 aksesi jeruk, 47 aksesi apel, 51 aksesi anggur, 37 aksesi lengkeng dan 23 aksesi Stroberi. Penggunaan aksesi ini terbatas untuk penelitian dan pengelolaan plasma nutfah.

LAYANAN TEKNOLOGI
  • Pembersihan pohon induk jeruk varietas unggul dari patogen sistemik.
  • Indeksing patogen sistemik pada Blok Fondasi dan contoh dari lapang.
  • Penyiapan tenaga terampil pengelolaan benih dan kebun jeruk bebas penyakit.
  • Penyediaan benih penjenis dan komersial jeruk, apel, anggur, dan buah subtropik lainnya.
  • Jaringan Informasi Inovasi Teknologi Jeruk (JIITJ) website : balitjestro.litbang.pertanian.go.id
  • Magang

KERJASAMA PENELITIAN

 Balitjestro menawarkan dan siap melakukan kerjasama penelitian dengan mitra pengusaha, kelompok tani, pemerintah propinsi maupun kabupaten, perguruan tinggi, balai penelitian / pengkajian lembaga penelitian internasional, organisasi profesi, dan produsen sarana produksi serta pihak lain yang berminat.