Produksi Masal Batang Bawah Jeruk Melalui Embrio Somatik

[cml_media_alt id='230']Leaflet SE-09[/cml_media_alt]Perkembangan protokol kultur jaringan dalam perbanyakan sel dan jaringan telah sampai pada level yang memungkinkan untuk melakukan industrialisasi perbenihan dan penyedian bahan dasar industri. Selain mampu memperbanyak tanaman yang sama dengan induknya (true to type), menghasilkan tanaman yang bebas patogen sistemik, dan mengatasi permasalahan perbanyakan tanaman yang tidak dapat diperbanyak secara konvensial.

Embriogenesis somatik adalah suatu pembentukan embrio dari bagian somatik tanaman yang bukan termasuk sel zigotik. Sumber sel somatik ini biasanya secara alamiah tidak terlibat dalam pembentukan dan perkembangan embrio. Penggunaan sel-sel somatik sebagai eksplan dalam protokol kultur jaringan akan memungkinkan pertumbuhan dan diferensiasi sel-sel somatik tersebut menjadi embrio, yang disebut embrio somatik.

Embrio somatik secara morfologi juga sama dengan embrio zigotik yaitu bipolar dengan tipe organ yang sama terdiri dari radical, hipokotil dan kotiledon. Dengan menggunakan eksplan dari jaringan nuselus, tanaman serta penerapan teknologi embriogenesis somatik (somatic embryogenesis) menggunakan bioreaktor terbukti mampu menghasilkan materi perbanyakan jeruk dalam jumlah masal dan bebas patogen sistemik.
>> Artikel lengkapnya download disini

Related Post

Tinggalkan Balasan