Presiden SBY Nikmati Jeruk Keprok Batu 55

SBY Petik Jeruk Keprok Batu 55 - Balitjestro.jpgUsai membuka Penas KTNA (Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan) ke XIV di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Sabtu (7/6/2014), Presiden SBY dan Ny Ani SBY mengunjungi demplot unggulan pertanian yang sudah disiapkan di sekitar areal stadion.

Selama perjalanan, SBY dan istrinya menyapa para peserta dan warga yang mendatangi arena pembukaan. Perjalanan itu diikuti para menteri dan pejabat lainnya. SBY mendatangi demplot pertanian berupa sawah dimana ada alat penanaman bibit padi yang memakai mesin.

Setelah itu, SBY dan istrinya melakukan panen bunga matahari dan jeruk keprok Batu 55 yang sudah disiapkan di lokasi. Setelah mengambil jeruk, SBY membuka kulitnya dan menikmati rasanya. “Segar….,” ungkap SBY.

Menurutnya, rasa jeruk keprok Batu 55 bisa mengalahkan rasa jeruk impor. SBY juga memetik lombok merah besar. Warga kemudian nyeletuk “Harga cabai turun..,” kata warga kepada SBY.

Namun SBY menyatakan, harga cabai akan naik. Menurutnya, jika harga cabai terlalu mahal, kasihan masyarakat. Namun jika harga cabai turun, ia juga kasihan pada petaninya. Untuk menuju lokasi pemetikan cabai, rombongan presiden melewati pergola labu. Pergola ditanami aneka jenis labu sehingga menjadi tatanan yang menarik.

Sebelumnya, saat memberi sambutan, Presiden SBY menyatakan, perkembangan jumlah penduduk sangat pesat. Jika lima tahun lalu penduduk mencapai 7 miliar, maka beberapa tahun kemudian akan menjadi sembilan miliar.

“Dengan pertumbuhan seperti itu, maka perlu tambahan pangan antara 60-70 persen dan tambahan energi. Makin ke depan, kebutuhan pangan akan meningkat tajam,” papar SBY.

Agar tidak kekurangan pangan, maka perlu meningkatkan produksi pangan tanpa merusak lingkungan. Untuk mencapai sasaran itu, ada lima pihak yang perlu bersinergi, Pemerintah Pusat dan Daerah, dengan acara menyusun dan mengembangkan regulasi, kelompok pakar/peneliti dan inovator agar produktifitas pangan makin tinggi, dunia usaha serta komunitas petani sendiri.

“Petani harus makin rajin dan menguasai teknologi, tahu caranya mengatasi hama, perubahan iklim,” tutur SBY.

Dalam pidatonya, SBY menyatakan sangat mencintai petani dan nelayan. “Saya yakin, Presiden kita mendatang akan memiliki kecintaan yang sama,” ujarnya dan disambut tepuk tangan para peserta.

Sumber : Tribunnews

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event