Potensi Jeruk Manis Pacitan untuk Jus Murni yang Disukai Semua Umur

[cml_media_alt id='1327']manis pacitan dan setiono teknisi[/cml_media_alt]

Industri jus jeruk di Indonesia selama ini masih mengimpor konsentrat jeruk dari luar negeri sebagai bahan baku utama dan sedikit substitusi dari konsentrat jeruk siam lokal sebagai bahan baku utama karena jumlahnya yang melimpah (75% produksi nasional), padahal ada jenis jeruk yang sangat sesuai untuk bahan jus jeruk yaitu jenis jeruk manis. Di negara industri jeruk sudah spesifik menggunakan jeruk manis (Baldwin, 1993).

Balitjestro memiliki koleksi plasma nutfah jeruk manis sebanyak 37 aksesi ditambah 10 aksesi introduksi (tangelo/jeruk manis hasil silangan). Namun dari jumlah tersebut hanya beberapa yang eksis dibudidayakan dimasyarakat. Jawa Timur, merupakan produsen jeruk utama ketiga (3) di Indonesia dengan salah satu sentra utamanya adalah jeruk manis di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang yang merupakan sentra utama jeruk manis terluas di Indonesia.

Dengan luas tanam 800 ha, daerah yang berdekatan dengan dua kota kunjungan wisata Malang dan Batu mampu memproduksi 17.500 ton jeruk manis (Citrus sinensis) utamanya jeruk manis Pacitan (Baby orange) yang lebih dikenal dengan jeruk baby. Harga dipasaran (oktober 2014) berkisar Rp 4000,- sampai Rp 5000,- Daerah penghasil lainya adalah Pasrepan kab Pasuruan sekitar 300 ha.

Jeruk manis Pacitan kurang cocok untuk buah meja dikarenakan sulit dalam pengupasan kulit, namun jeruk manis ini sangat sesuai untuk minuman segar berupa jus ataupun sirup. Selain jeruk manis Pacitan yang punya cita rasa manis-segar, terdapat varietas lainnya seperti kelompok Valencia Late Orange (VLO) bercita rasa manis-sedikit masam-segar yang jusnya bisa digunakan untuk campuran manis Pacitan.

Tabel. Deskripsi buah jeruk manis pacitan (Baby orange)
[cml_media_alt id='1323']Tabel jeruk manis pacitan[/cml_media_alt]

Berat buah jeruk grade A berkisar 164,9 – 187,4 gram. Daging buah terbagi-bagi atas 8-13 segmen yang mengelilingi sumbu buah. dengan daging buah kuning pucat sampa kuning. Biji jeruk berbentuk bulat telur dan berwarna putih atau putih keabuan sama seperti jeruk manis sejenis (Citrus reticulata Osbeck) di australia ( Schieber et al, 2001). Untuk Ketebalan kulit buah berkisar 3,1 – 3,5 mm lebih tebal daripada jeruk manis sejenis/ sweet orange (Citrus reticulata Osbeck) di australia (Steenis, 1987) dan juga jeruk siam jember (Citrus nobilis var. microcarpa).

Sedangkan rasa daging buah manis segar dengan kandungan  brix 8,4º – 11,0º lebih manis dari jeruk siam siam sebesar 8-10,0º. Hal ini terbukti bahwa rasa jeruk manis pacitan lebih manis dibanding jeruk sweet orange (Citrus reticulata Osbeck) di australia dengan rasa sedikit asam (Steenis, 1987) dan juga jeruk siam jember (Citrus nobilis var. microcarpa).

Dari kelebihan rasa manis segar tersebut maka jeruk manis Pacitan sangat cocok untuk bahan baku jus jeruk. Jeruk ini sangat disukai semua kalangan dari balita hingga orang tua karena rasanya hanya manis saja (manis segar). Walaupun pembuatan jus ini masih sederhana masyarakat sangat berminat mengkonsumsinya, fenomena tersebut sering dijumpai di pasar kaget pada akhir pekan di kota Malang dan Batu yang merupakan kota tujuan turis utama di Jawa Timur.

[cml_media_alt id='1325']jeruk manis pacitan yang dijual di sunday morning[/cml_media_alt]

Gambar. Proses pembuatan jus jeruk tradisional dengan dipress 

Potensi Jeruk Manis Pacitan untuk Jus

Jus dapat keruh dapat juga berupa jernih tergantung jenis buah sebagai bahan bakunya. Berdasarkan formulanya jus dapat dibedakan jus murni dan jus formula. Untuk jus murni langsung diekstrak dari bahan bakunya kemudian langsung dapat dikonsumsi seperti jus jeruk, jus tomat dll, sedangkan jus formula merupakan campuran dari berbagai macam konsentrat tertentu dengan tujuan mendapatkan formula baik rasa, aroma, warna dan daya simpan sesuai yang diinginkan. Komposisi kimia buah jeruk sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seberti varietas, kondisi lingkungan, daerah tanaman, umur panen dan pola budidaya (P. Rai et al 2005).

Komposisi kimia buah jeruk sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti varietas, kondisi lingkungan, daerah tanaman, umur panen dan pola budidaya.

Tabel. Perbandingan Komposisi Kimia dan Nilai Gizi Buah Jeruk siam dengan masis pacitan per 100 gr jeruk

[cml_media_alt id='1324']Tabel jeruk manis pacitan balitjestro[/cml_media_alt]

Jeruk manis Pacitan Untuk Balita

Beberapa riset menyatakan bahwa jeruk manis pacitan dapat digunakan untuk tambahan bubur pada bayi. Penelitian Nakita (2009) menunjukkan bahwa pemberian campuran jeruk manis pacitan pada bubur bayi hendaknya pada umur diatas 1 tahun. Hal ini dikarenakan pada umur 1 tahun bayi sudah mampu mencerna makanan yang lebih beragam. Hasil risetnya menunjukkan pada pemberiana 100ml/100gr bubur tidak mengganggu kesehatan pencernaan, dikarenakan jeruk manis ini rendahnya kadar asam dan tidak dianjurkan untuk jeruk diluar jeruk manis(jeruk siam dan keprok

Tanaman jeruk manis pacitan dan buahnya

 

Oleh: Hasim Ashari
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Tinggalkan Balasan