Potensi Agribisnis Jeruk Di Daerah Perbatasan

kaltaraKabupaten Nunukan sebagai kabupaten paling utara dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yang baru merayakan ulang tahun pertama sebagai Provinsi termuda di Indonesia, telah melakukan penerapan inovasi baru penanaman komoditas jeruk yang sebelumnya belum pernah ditanam di Kabupaten tersebut. Keberanian petani dalam menanam komoditas jeruk diantara tanaman perkebunan yang selama ini telah ditanam, tidak bisa lepas dari terobosan yang telah dilakukan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Nunukan yang telah memberi motivasi dan menyediakan infra struktur yang diperlukan oleh petani.

Saat ini, di Kabupaten Nunukan telah tertanam komoditas jeruk seluas 331 ha  varietas Keprok Borneo Prima dan Keprok Tejakula yang ditanam tiga tahun yang lalu sebagai inovasi baru Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dan didukung oleh program pengembangan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Pemilihan varietas Keprok Borneo Prima dan Keprok Tejakula, yang telah dipublikasikan sesuai untuk agroklimat dataran rendah (0-400 m dpl), sangat sesuai dengan  wilayah di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik yang memiliki agroklimat wilayah pantai sampai ketinggian 100 m dpl dengan habitat spot-spot diantara komoditas yang telah ditanam sebelumnya yaitu pisang dan kelapa sawit.

kaltara4
Buah jeruk keprok Borneo Prima hasil panen di pulau Sebatik

Wilayah perbatasan yang berada di pulau Sebatik memiliki kemudahan dalam melakukan perdagangan antar negara yang sangat menguntungkan dengan kemudahan pelaksanaan transaksi secara lokal tanpa harus mengikuti persyaratan yang ditetapkan antara kedua negara seperti halnya yang diberlakukan perdagangan antara dua negara tetangga. Kesamaan etnis penduduk di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, apalagi berada dalam pulau yang sama, menyebabkan pemerintah kedua negara  memberi kelonggaran dalam proses transaksi jual beli antara penduduk di perbatasan kedua negara. Kemudahan transaksi jual beli yang diberikan memberikan kemudahan bagi petani Indonesia di pulau Sebatik dalam menjual hasil kebun seperti sayuran dan buah pisang ke pasar di Malaysia.

Perkembangan yang terjadi saat ini, penanaman komoditas jeruk makin diminati oleh petani, bahkan dianggap sebagai komoditas baru yang lebih menguntungkan dibanding komoditas yang telah ada sebelumnya, namun memang harus ada perhatian khusus terhadap pemeliharaan tanaman jeruk yang diketahui lebih padat teknologi dan modal, dibanding komoditas selain jeruk. Salah satu hasil yang menarik adalah pemilihan Keprok Borneo Prima dan Tejakula yang diketahui buahnya bisa berwarna oranye apabila ditanaman di Kabupaten Nunukan yang berada di sebelah utara garis katulistiwa.

Balitbangtan telah melaksanakan Program Pengembangan Kawasan Agribisnis Hortikultura dengan menerapkan pendampingan inovasi teknologi di wilayah pengembangan jeruk yang dilaksanakan di dua kecamatan yaitu Nunukan Selatan dan Sebatik Selatan. Metode diseminasi menggunakan pendekatan pemilihan kebun jeruk petani sebagai demoplot yang akan dipakai sebagai wahana pembelajaran bagi kelompok tani yang ada untuk dapat menerapkan teknologi Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) secara benar dan konsisten. Kegiatan tersebut merupakan media diseminasi dalam rangka program bioindustri yang telah direncanakan oleh Balitbangtan. [Fjr/Sumber: Dr. Anang Triwiratno]

nunukan

Pulau Nunukan (kiri) dan Pulau Sebatik (kanan) dimana pulau Sebatik terbagi menjadi dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia. Sumber gambar: 3.bp.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event