Poktan “Budidaya 1” Timba Ilmu di Balitjestro

Tiga puluh lima petani yang tergabung dalam Poktan “Budidaya 1” Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Malang mengadakan studi lapang di Balitjestro, Kamis (20/1).

Kegiatan ini untuk belajar tentang pengelolaan kebun jeruk untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. Dalam kesempatan tersebut disampaikan materi budidaya jeruk dan melihat langsung pengelolaan tanaman di visitor plot dengan dipandu oleh Teknisi Balitjestro Ady Cahyono, SP.Dalam diskusi di lapang terlihat masalah yang dihadapi petani adalah pemangkasan serta serangan OPT.  

Balitjestro sendiri telah memiliki paket teknologi budidaya jeruk yang dikenal dengan Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS). PTKJS (Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat) merupakan paket teknologi yang dirakit dari beberapa komponen yang harus diaplikasikan pada kegiatan budidaya jeruk. Komponen teknologi di dalam PTKJS adalah: 1. Penggunaan benih jeruk berlabel dan bebas penyakit, 2. pengendalian hama penular CVPD, 3. Penerapan sanitasi kebun, 4. Pemeliharaan tanaman secara optimal dan 5. Konsolidasi pengelolaan kebun pada suatu kawasan.