Petani Jeruk di Tuban Amankan Masa Panen

Jeruk Keprok Tuban Jawa Timur - Balitjestro (4)“Siapa yang menanam, dia yang memanen”, tampaknya peribahasa ini tidak berlaku bagi petani Jeruk di Tuban. Petani Jeruk di Mulyorej
karang ini sudah memasuki 4 tahun.

Tahun lalu mereka hanya bisa bersabar dan mengelus dada karena jeruk yang seharusnya dipanen dicuri oleh masyarakat luar kampungnya. Ketika ditanya apakah tidak ada usaha melarang dan menjaga jeruk itu? Suwito salah satu petani menjawab, “Sudah kita larang, hanya saja jeruk kita tetap dicuri, bahkan ada juga yang justru mengancam mau merusak tanaman jeruk yang sudah ditanam.”

“Pilihan kita sulit, daripada tanaman jeruk kita rusak, kami mengikhlaskan saja. Karena jeruk tahun depan masih berbuah (tidak sebagaimana jati yang dijarah dan setelah itu musnah), kami berharap yang berikutnya bisa menikmati panen jeruk dengan meningkatkan kemananan.” Dan petani pun sekarang ini mulai membuat pagar bambu keliling untuk mengamankan buah yang ada.

Panen buah jeruk tahun ini diperkirakan memang tidak sebanyak tahun lalu. Masa stress kering yang kurang karena hujan datang lebih awal membuat bunga yang muncul tidak maksimal. Meskipun begitu, dengan perawatan yang masih seadanya, tampilan tanaman jeruk masih bagus. Hama dan penyakit yang muncul masih bisa dikendalikan.

Kawasan Jeruk di Tuban merupakan kawasan baru yang dirintis sejak 2010 oleh Balitjestro, Dirjen PLA (Sarana dan Prasarana) dan Dirjen Hortikultura. Varietas yang dikembangkan adalah Keprok dataran rendah yaitu keprok Madura dan Keprok Tejakula. Diharapkan dengan hasil produksi yang menjanjikan dengan harga yang sesuai untuk kualitas jeruk keprok, petani jeruk di Tuban semakin bergairah merawat dan meningkatkan jeruk untuk kesejahteraan mereka.  [zh]

Berikut profil singkat jeruk yang dikembangkan di Tuban yaitu Keprok Madura dan Keprok Tejakula

K Jepun Madura

Keprok Madura

Asal Madura, Jatim
Rasa manis sedikit asam
Ukuran buah sedang
Warna daging buah oranye
Warna kulit buah hijau kekuningan
Kandungan vitamin C, 33.20 mg/100 gr
Tumbuh di dataran rendah (200-500 m d.p.l)

keprok tejakula

Keprok Tejakula

Asal Bali
Rasa manis sedikit asam
Ukuran buah sedang
Warna daging buah oranye
Warna kulit buah kuning-oranye
Kandungan vitamin C, 33 mg/100 gr
Tumbuh di dataran rendah (0-200 m d.p.l)

Habitat tanaman: Tegak
Batang bawah: JC
Warna tunas pucuk: Hijau
Warna daun: Hijau tua
Siklus daun: Tanpa gugur daun
Tipe daun: Daun tunggal
Bentuk sayap daun: Sayap lebih kecil dari daun (Brevipetiolate)
Panjang daun (mm): 88.26
Lebar daun (mm): 42.2
Bentuk buah: Spheroid
Bentuk pangkal buah: Convex
Bentuk ujung buah: Membulat
Diameter buah (cm): 6.96
Warna kulit buah: Kuning
Tekstur permukaan kulit buah: Kasar
Kemudahan dikupas: Sulit
Tekstur daging buah: Lembut
Warna daging buah: Kuning
Kadar juisi: Tinggi
Warna juisi: Kuning pucat
Rasa: Sangat enak
Jumlah biji per buah: 10-19
Pola embriony: Polyembriony

Jeruk Keprok Tuban Jawa Timur - Balitjestro (7) (1)

Jeruk Keprok Tuban Jawa Timur - Balitjestro (8)

Kawasan Jeruk Keprok di Tuban, Jawa Timur

Tinggalkan Balasan