Persiapan Media Tanam Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) Jeruk

[cml_media_alt id='1317']Hadi Mulyanto - BF dan BPMT Jeruk[/cml_media_alt]

Proses produksi benih jeruk bebas penyakit yang benar mengharuskan penggunaan mata tempel (entris) dari Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT), karena telah terjamin kesehatan dan kemurnian varietasnya.  Namun sampai saat ini masih dijumpai penangkar benih jeruk yang memproduksi benih jeruk dengan menggunakan entris sembarangan (bukan dari BPMT).  Alasan klasik yang sering dikeluhkan mereka antara lain adalah: a) di daerah itu belum ada BPMT, b) jumlah entris dari BPMT produksi entris sedikit sehingga tidak memenuhi kebutuhan.

Beberapa kendala yang menyebabkan rendahnya produksi mata tempel di BPMT antara lain disebabkan :

  • Media tanam BPMT yang kurang subur
  • Petugas/pengelola yang belum terampil
  • Pemeliharaan yang belum maksimal
  • Cara panen entris yang salah.

Media tanam merupakan faktor kunci keberhasilan dalam pengelolaan BPMT, karena media tanam yang kurang subur dan kurang baik dalam penutasan airnya akan menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat. Secara umum pertumbuhan tanaman jeruk akan terganggu bila media tumbuhnya becek dan tergenang air. Penyiapan dan perencanaan media tanam yang benar harus dilakukan sejak sebelum tanam

  1. Mengolah tanah agar strukturnya menjadi gembur (tidak kedap air).
  2. Tambahkan  media  tanam baru yang terdiri dari campuran : 2-3 bagian pasir, 1 bagian  pupuk  kandang  sapi, dan 1 bagian humus (top soil) dicampur hingga rata. Untuk BPMT seluas 100 m2 (ukuran 7 m x 15 m ) memerlukan pasir 9-10 m3, pupuk kandang sapi 5 m3 dan tanah humus (top soil) 5 m3.
  3. Buatlah bedengan dengan ukuran lebar 80 cm (ditanami 2 baris) atau 100 cm (ditanami 3baris), panjang bedengan 10-15 m (sesuai panjang rumah kasa), jarak antar bedengan 50-65 cm, tinggi bedengan 30 cm.
  4. Berikan pupuk dasar menggunakan NPK (16-16-16) 250 gram dan insektisida butiran ( Carbofuran) 30 gram tiap m2 bedengan, kemudian campurkan secara merata.
  5. Rapikan kembali sampai terbentuk bedengan yang sempurna.
  6. Menutup/memasang mulsa hitam perak secara benar.
  7. Membuat lubang tanam: (1) lebar bedengan 80 cm diisi 2 baris : antar barisan 40 cm, dalam barisan  30 cm dan (2)lebar bedengan 100 cm diisi 3 baris tanaman : lebar antar barisan 35 cm, dalam barisan 30 cm.
  8. Menanam BPMT pada lubang tanam yang telah disiapkan

Gambar alur persiapan media tanam dan proses penanaman BPMT:

[cml_media_alt id='1316']bpmt[/cml_media_alt] Gambar:Tahapan persiapan media dan tanam BPMT

 

Oleh: Hadi Mulyanto
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Related Post

Tinggalkan Balasan