Penyampaian Hasil Raker Badan Litbang Pertanian 2014

ApelSeninPagiPNS

Menjadi rutinitas bagi segenap karyawan Balitjestro untuk mengikuti apel pagi di setiap Senin pagi, demikian juga Senin (6/10) pagi kali ini. Dalam kesempatan ini, Kepala Balai, Dr. Ir. Joko Susilo Utomo, M.P, menyampaikan hasil Rapat Kerja (Raker) Badan Litbang Pertanian TA. 2014 yang dihadiri pada Rabu s.d. Jumat (1–3 /10) di Kampus Pertanian, Cimanggu, Bogor.

Raker dengan tema Bridging Rencana Strategis dan Tata Kelola 2010-2014 ke 2015-2019 tersebut antara lain membahas tentang tuntutan Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) saat ini. SIPP menghendaki bahwa penelitian yang dilakukan harus bersifat adaptif, mempertimbangkan perubahan iklim, berbasis biomassa, memperhatikan Sumber Daya Genetik (SDG), dan menggunakan energi yang terbarukan.

Maka digagaslah program new inisiatif  dengan fokus utama penggunaan biomassa untuk bioengineering.  Program new inisiatif sendiri merupakan program yang menjadi kegiatan cadangan di samping kegiatan yang telah diajukan. Untuk itu Balitjestro telah membuat tiga program new inisiatif, yakni: Inovasi teknologi mendukung pengelolaan lahan sub optimal untuk mewujudkan kawasan agribisnis jeruk berkelanjutan yang berdaya saing dan nilai tambah; Eksplorasi dan identifikasi metabolit sekunder untuk inisiasi pembangunan pertanian bio-industri; dan Dukungan inovasi teknologi dalam pembangunan bioindustri stroberi di kawasan Bedugul-Bali.

Selain itu, pembahasan mengenai tata kelola juga menjadi topik tersendiri dalam Raker TA 2014 kali ini. Akuntabilitas dalam pengelolaan harus dilaksanakan dengan mematuhi aturan yang berlaku. Salah satunya dengan menaati UU No. 20 tahun 2001 tentang gratifikasi. Raker juga mengamanatkan agar UPT di bawah Badan Litbang Pertanian selalu bersinergi, melakukan harmonisasi, dan simplifikasi. [Dyah/Balitjestro]

 

Tinggalkan Balasan