Pengolahan Manisan dan Sari Buah Jeruk di Gunungsari Batu

Praktek olahan jeruk. Foto: Yani_Balitjestro

Tim pascapanen Balitjestro diundang untuk memberikan pelatihan pengolahan pangan berbahan jeruk di desa Gunungsari, kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada hari Kamis, 5 September 2019,. Kegiatan ini merupakan akhir dari rangkaian Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu Jeruk yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian kota Batu.

Pelatihan diikuti oleh 30 peserta, semua peserta merupakan penduduk desa Gunungsari. Tim pascapanen dari Balitjestro yaitu Sri Andayani dan Imro’ah Ikarini. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemaparan materi tentang penanganan pascapanen jeruk dan cara pengolahan pangan yang baik dalam lingkup rumah tangga.

Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan praktek bersama pembuatan manisan jeruk dan minuman sari jeruk. Buah jeruk yang digunakan dalam kegiatan ini adalah jeruk siam Pontianak, Kalamondin, dan keprok Terigas.

Bahan jeruk sebagai olahan adalah buah jeruk yang berkualitas baik namun secara penampilan tidak menarik. Umumnya, konsumen memang membeli produk dari penampilan luarnya, sehingga buah yang terkena burik kusam atau yang ukurannya tidak seragam harganya akan jatuh. Dengan olahan ini, tentunya harga jual yang rendah dapat diatasi, bahkan keuntungan bisa berlipat.

Peserta pelatihan yang sebagian besar adalah ibu-ibu rumah tangga di desa Gunungsari melakukan praktek pembuatan manisan dan minuman jeruk. Semua peserta terlibat langsung mulai dari memeras jeruk, mencampur bahan-bahan, memasak adonan hingga pencetakan.

Produk olahan hasil pengolahan pangan berbahan jeruk di desa Gunungsari, kecamatan Bumiaji, Kota Batu 06/08/2019. Foto: Rini_Balitjestro

Umur simpan manisan jeruk dan olahan jeruk lainnya menjadi bahan diskusi yang menarik bagi peserta. Manisan jeruk dalam keadaan kering dan tanpa menggunakan pengawet memiliki umur simpan selama 1 bulan pada suhu ruang dengan kondisi dalam kemasan rapat.

Kegitan ini ditutup dengan ujian post-test bagi peserta pelatihan, untuk melihat sejauh mana pemahaman peserta selama mengikuti pelatihan. (rini_balitjestro2019)