Pengkajian Pupuk Fosfat Dan Kalium Pada Tanaman Jeruk Keprok Selayar

(Assesment of Phosphate and Sodium Fertilizer on Mandarin cv. Selayar)

Hatta Muhammad, M. Asaad, W. Dewayani, dan Armiati
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan

ABSTRAK
Tujuan pengkajian ini adalah untuk mendapatkan dosis fosfat dan kalium yang tepat dan spesifik lokasi bagi tanaman jeruk keprok Selayar. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Desember 2003 di Desa Tritiro, Kabupaten Bulukumba pada areal 1,5 ha. Jeruk yang diberi perlakuan berumur 5 tahun. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dua faktor, yaitu (1) fosfat terdiri atas 4 (empat) taraf, yaitu 0, 300, 600, 900 g SP-36 per pohon per tahun; (2) kalium terdiri atas 3 (tiga) taraf, yaitu 400, 800, dan 1200 g KCl per pohon. Tiap perlakuan menggunakan 10 tanaman dan diulang tiga kali. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pemupukan fosfat (SP-36) dan kalium (KCl) belum berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman jeruk hingga empat bulan setelah aplikasi pupuk. Sementara data produksi dan kualitas buah belum diperoleh pada tahun I (2003).
Kata kunci: Citrus reticulata, fosfat, kalium, pertumbuhan, hasil, mutu buah

ABSTRACT
The aim of this assessment was to find determine phosphate and potassium rates for Selayar citrus. The assessment was conducted at Desa Tritiro, Kabupaten Bulukumba on January to December 2003 by using A Randomized Block Design of factorial pattern, comprised two factors, i.e. (1) phosphate with four rates, and (2) potassium with three rates. Each treatment used ten trees and three replications. The results showed that four months after applying of phosphate and potassium fertilizers did not significantly affect to the growth of citrus. Yield and quality of fruit were not found in the first year of assessment.
Keywords : Citrus reticulata, phosphate, potassium, growth, yield, fruit quality.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event