Pengkajian Pemupukan NPK Berdasarkan Panen Buah Tanaman Jeruk Siam Madu di Kabupaten Karo

(The Assessment of NPK Fertilizer Dosages Based on Fruit Harvested on Citrus cv. Siam Madu in the Regency of Karo)

Prosiding Seminar Nasional Jeruk 2007 Yogyakarta, 13 – 14 Juni 2007, hal. 292-301

Palmarum Nainggolan
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara

Abstrak
Kajian ini dilakukan untuk menentukan dosis pupuk yang lebih praktis digunakan oleh petani jeruk di Kabupaten Karo. Pengkajian dilaksanakan di kebun jeruk milik petani di Desa Surbakti, Kabupaten Karo, pada ketinggian 1.200 m dpl, dengan jenis tanah andosol dari bulan Januari hingga Desember 2006. Umur tanaman jeruk yang diperlakukan adalah 10 tahun setelah tanam dari bibit okulasi. Perlakuan disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 ulangan. Perlakuan pemupukan N, P, dan K yang dikaji adalah: A. Dosis pupuk 1% dari buah dipanen, B. Dosis pupuk 3% dari buah dipanen, C. Dosis pupuk 6% dari buah dipanen, D. Dosis pupuk 9% dari buah dipanen, E. Dosis pupuk menurut umur tanaman, F. Dosis pupuk menurut petani (kontrol). Jumlah tanaman yang diperlakukan sebanyak 48 pohon yang dipilih dari pohon yang relatif sama. Sebagai dasar menentukan dosis pupuk adalah data rataan bobot buah dipanen pada tahun 2005, yaitu 60 kg/pohon. Hasil menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk N, P, dan K berdasarkan panen buah lebih tepat dibandingkan dengan pemupukan berdasarkan umur tanaman jeruk dan menurut cara petani. Pemberian dosis pupuk Urea, ZA, SP-36 dan ZK setara dengan 3% dari bobot buah dipanen per tahun untuk tanaman jeruk siam madu dapat direkomendasikan.
Kata kunci : Jeruk Siam Madu, dosis pupuk, produksi, Karo.

Abstract
The assessment was carried out to determine the dosages of NPK fertilizer based on fruit harvested on Citrus cv. Siam Madu in Regency of Karo. The objective of the assessment was to obtain a simple fertilizer application by farmers at regency of Karo. The assessment was conducted in the citrus farms in Surbakti village at 1,200 m asl, from January to December 2006. Observation was done on 10 year old grafted seedlings. A randomized block design with four replications was set up in the field. The treatment on dosage of N, P, and K consisted of: A. (1% of harvested fruits), B. (3% of harvested fruits), C. (6% of harvested fruits), D. (9% of harvested fruits), E. (based on plant age), and F. based on farmers treatment (control). Selection was carried out to obtain relatively 48 homogen trees in 1 ha of land. Determining the dosage of the fertilizer was the average harvested fruits data in 2005, which were 60 kg/tree. Result indicated that the dosage N, P and K fertilizer application based on harvested fruits was better than based on the age of citrus and farmer methods. The dosage of equal to 3% of the harvested fruit weight was recommended for citrus cv. siam madu in Simpang Empat sub-district, Regency of Karo.
Keywords : Tangerine cv. siam madu, dosage of fertilizer, production, Karo.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event