Pengaruh Tempat Penanaman Dan Macam Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Tanaman Stroberi (Fragaria x ananassa)

Prosiding Seminar Nasional PERHORTI 2014, halaman 157-163

Fanshuri, BA* dan Banaty, OA
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika
Jl. Raya Tlekung No.1 Junrejo Batu Jatim 65301
*e-mail: buyung.fanshuri@gmail.com

ABSTRAK
Penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus akan menimbulkan masalah terhadap kesuburan lahan, keadaan lingkungan dan kesehatan manusia. Degradasi kesuburan lahan yang diakibatkan oleh pupuk anorganik diantaranya adalah unsur hara dalam tanah yang terkuras dan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman semakin berkurang. Salah satu cara untuk mengembalikan kesuburan tanah adalah dengan menggunakan pupuk organik. Prinsip pupuk organik yang digunakan adalah mudah mendapatkan dan lebih efektif diserap tanaman. Pupuk organik cair lebih efektif dibandingkan dengan pupuk organik padat dikarenakan lebih cepat terserap oleh tanaman. Budidaya tanaman Stroberi di Indonesia umumnya menggunakan dua jenis tempat penanaman yaitu bedengan dan polybag. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tempat penanaman dan terhadap pertumbuhan tanaman stroberi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2014 di Kebun Percobaan Tlekung Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) faktorial dengan faktor pertama adalah tempat penanaman dan faktor kedua adalah macam pupuk organik cair (POC). Faktor tempat penanaman terdiri dari dua aras yaitu bedengan dan polybag. Sedangkan faktor pupuk organik cair (POC) terdiri dari 3 aras yaitu pupuk organik cair sapi, kambing dan kelinci. Dan sebagai kontrol adalah pupuk kimia, sehingga ada delapan kombinasi perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang 5 kali dan varietas stroberi yang digunakan adalah Lokal Brastagi hasil kultur jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah pupuk organik cair kelinci di bedengan dengan tinggi tanaman (7,90 cm), diameter batang (11,56 mm), jumlah daun (9,6 helai), luas daun (186,80 mm), panjang stolon (28,94 cm), jumlah stolon (5,2 stolon), dan saat muncul stolon (7,80).
Kata kunci : Pupuk organik cair, Stroberi, Bedengan, Polybag

ABSTRACT
The use of nonorganic fertilizers continuously will cause problems to the fertility of the land, the environment and human health. Degradation of soil fertility caused by inorganic fertilizers which are nutrient depleted soil and soil microorganisms that are beneficial to plants decreases. One way to restore soil fertility is to use organic fertilizers. Principles of organic fertilizers used are easy to get and more effectively absorbed by plants. Liquid organic fertilizer is more effective than solid organic fertilizer due to faster absorption by the plant. Strawberry cultivation in Indonesia generally use two types namely the planting beds and polybags. The purpose of this study was to determine the effect of the planting and the growth of strawberry plants. The research was conducted in February-June 2014 at the experimental Tlekung Research Institute for Citrus and Subtropical Fruit. This study used a completely randomized design (CRD) factorial with the first factor is the planting and the second factor is the kind of liquid organic fertilizer (LOF). Factors planting consists of two levels, namely beds and polybags. While the factor of liquid organic fertilizer (LOF) consists of three levels namely liquid organic fertilizer cows, goats and rabbits. And as is the control of chemical fertilizer, so there are eight treatment combinations. Each treatment was repeated five times and strawberry varieties used are local Brastagi from tissue culture. The results showed that the best treatment is a liquid organic fertilizer rabbit in beds with plant height (7.90 cm), stem diameter (11.56 mm), number of leaves (9.6 pieces), leaf area (186.80 mm), stolon length (28.94 cm), number of stolon (5.2 stolon), and when it appears stolon (7.80).
Keywords: liquid organic fertilizer, Strawberries, Beds, Polybag

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event