Penentuan Waktu Stress Air Optimum untuk Memproduksi Buah Pamelo di Luar Musim

(Time Determination of Optimum Water Stress to Produce of Season Pummelo)

Prosiding Seminar Nasional Jeruk 2007 Yogyakarta, 13 – 14 Juni 2007, hal. 302-309

1Retno Pangestuti, 2Sutopo dan 2Suhariyono
1Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah
2Balai Penelitian Tanaman Jeruk Dan Buah Subtropika

Abstrak
Salah satu hambatan dalam agribisnis pamelo adalah tidak tersedianya buah secara kontinyu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu stress air/pengeringan yang optimum untuk menginduksi pembungaan sehingga mendapatkan produksi buah pamelo di luar musim. Penelitian dilaksanakan pada kebun Pamelo Nambangan di desa Dukuh, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jatim dan di Balitjeruk Tlekung pada Januari-Desember 2004. Penelitian dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Kelompok dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Unit percobaan terdiri dari tanaman, dengan dua ulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah stress air selama satu bulan, dua bulan, tiga bulan, empat bulan, lima bulan dan tadah hujan sebagai kontrol (stress air 6 bulan) setelah panen. Hasil penelitian menunjukkan pengeringan selama dua bulan merupakan waktu stress air yang optimum untuk merangsang pembungaan dan menghasilkan buah terbanyak pada tanaman (58%), meningkat hampir 5 kali lipat dibandingkan tanaman kontrol. Waktu pembungaan terjadi 3 bulan lebih awal dari tanaman kontrol sehingga diperoleh panen bertingkat di luar musim. Kondisi kering yang terlalu lama (lebih dari 5 bulan) dapat menghambat pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman sedangkan ketersediaan air secara terusmenerus atau waktu stress yang terlalu singkat akan menyebabkan pertumbuhan tanaman hanya mengarah pada terbentuknya cabang-cabang vegetatif baru.
Kata kunci : Pamelo, stress air, panen di luar musim.

Abstract
One of the Pummelo agribusiness constraints is the non continuous fruit supply. The research was to find the optimum time of water stressing/field drying to induce flowering and fruit production. The research was held in Pummelo cv Nambangan farm in Dukuh village, Bendo, Magetan District and in Tlekung Field Experiment of Citrus and Sub Tropical Fruit Research Institute in 2004. The research was arranged in Randomized Block Design with 6 treatments and 3 replications. Each of experimental unit consists of 2 samples. The treatments were water stress for 1, 2, 5 months and control (rain irrigation/6 month water stress) after harvest. The result showed that water stress for two months was the optimum time to induce flowering and produced highest number of fruits (58%), five times greater than the control. The time of flowering was three months earlier than the control, resulted in off season fruit harvest. Water stress for more than 5 months inhibited the vegetative and generative growth otherwise the continuous water supply or unduly short of water stress will only induced the vegetative shoots.
Keywords : Out of season fruit harvest, Pummelo, water stress.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event