Penentuan Harga Pokok dan Skala Minimum Usahatani Pembibitan jeruk Bebas Penyakit

Jurnal Hortikultura, vol. 5 no 2, 1995: 6-13

Pudji Santoso1, Arry Supriyanto, Hariyono2

1Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Karangploso, Malang (Indonesia)

2Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Tlekung, Batu (Indonesia)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok, efisiensi dan skala usaha minimum untuk pembibitan jeruk bebas penyakit. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Punten di Batu dari bulan Januari 1992 sampai Juli 1993, menggunakan studi kasus antara metode pembibitan dengan kantong plastik dan bedengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pokok bibit jeruk dengan kantong plastik lebih rendah dibandingkan cara bedengan, masing-masing dengan harga Rp 748,- dan Rp 782,-/batang. Pembibitan secara kantong plastik lebih efisien dibandingkan cara bedengan dengan nisbah R/C masing-masing sebesar 1,471 dan 1,279, namun BEP dan skala minimum usahanya rendah. BEP usahatani bibit jeruk menggunakan kantong plastik dan cara bedengan, masing-masing adalah Rp 718,935 dan Rp 901,363 dengan skala usaha minimum 32,70 dan 45,10 m2. Hasil penelitian ini mempunyai implikasi bahwa usaha pembibitan jeruk dapat dilakukan pada lahan sempit dengan keuntungan yang baik

ABSTRACT
The aim of this research was to determine the cost price, efficiency and minimum scale of farming of citrus nursery stock production. This research was conducted at Punten experimental farm, Batu, from January 1992 to July 1993, using a case study between polybag and seedbed method to have free diseases seedling of citrus. The result showed that cost price of citrus seedling using polybag was lower compared to seedling obtained from seedbed of Rp 748,- and Rp 782,- per stock respectively. Propagation method using poly bag was found more efficient than those using seedbed, with Return Cost Ratio 1.471 and 1.279 respectively, but on the other hand its Break Even Point and minimum scale were lower. Break Even Poillt value of farming system of citrus propagation using polybag and seedbed method, were Rp 718,935,- and Rp 901,363,- reached at the minimum scale of 32.70 m2 and 45.10 rn2 respectively. The implication of this result indicated that farming system of citrus seedling was possible be conducted at small scale with good benefit
Keyword: citrus, cost price, minimum scale, farming system, seedling

Artikel lengkap bisa didownload disini

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event