Pembuatan SOP Perbenihan dan Budidaya Jeruk dan Stroberi untuk Mendukung PKAH 2014

DSCN1741Untuk memperkuat Dukungan Pengembangan Kawasan Agribisnis Hortikultura (DPKAH), Puslitbang Hortikultura mengadakan pembahasan SOP Budidaya dan Produksi Komoditas Hortikultura di Bogor (19-20 Desember 2013) yang akan diterapkan di tahun 2014. Setidaknya terdapat 19 BPTP yang siap bekerjasama untuk mengimplementasikan program korporasi DPKAH.

Balitjestro mendapatkan tugas untuk membuat dan menyempurnakan SOP Perbenihan dan Budidaya Jeruk dan Stroberi yang akan diaplikasikan di NTT (Jeruk SoE) dan di Bali (Stroberi). SOP yang sudah dibuat selama ini diperkuat lagi, terutama untuk perbaikan perbenihan.

Hadi Mulyanto mempresentasikan SOP Perbenihan Jeruk yang sekarang ini difokuskan di polybag. Tanggapan, masukan dan saran diberikan oleh peserta, khususnya Dr. Budi Marwoto, M.S. dan Ir. Sulusi Prabawati, M.S agar SOP yang dihasilkan benar-benar aplikatif dan memuat inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian. SOP Jeruk yang dibuat mencakup perbenihan sampai pasca panen.

Syahrian Siregar menyusun SOP Perbenihan Stroberi yang di Balitjestro sudah mulai dengan kultur meristem. Dan SOP Budidaya Stroberi disusun oleh Zainuri Hanif sebagai penanggungjawab plasma nutfah stroberi. Selama ini beberapa daerah telah membuat SOP Stroberi, misalnya SOP Stroberi Kabupaten Bandung, SOP Stroberi Kabupaten Garut, SOP Stroberi Kabupaten Purbalingga dan SOP Stroberi Bali. SOP Stroberi yang dibuat kali ini diharapkan spesifik lokasi (khusus untuk Bali) dengan menambahkan paket teknologi atau hasil riset dan kajian yang sudah dilakukan peneliti. Sehingga mampu melengkapi dan memperkuat SOP yang sudah ada.

Permintaan benih stroberi akhir-akhir ini meningkat pesat di berbagai daerah sentra. Dan untuk mendukung pengembangan kawasan agribisnis, kegiatan penelitian dan kawalan dilakukan di Bali. Diharapkan dengan keberhasilan program ini di Bali, daerah sentra stroberi lainnya mampu memperbaiki kondisi stroberi yang memang sudah menurun produktifitasnya. [Z.Hanif]

SOP Stoberi

Tim perumus Puslitbanghorti membahas SOP yang dibuat masing-masing Balai Penelitian dan memberikan masukan perbaikan dengan menitikberatkan pada inovasi teknologi yang mampu diterapkan oleh petani komoditas hortikultura. Peserta adalah Balai Komoditas lingkup Hortikultura yaitu Balitjestro, Balithi, Balitbu Tropika dan Balitsa.

Tinggalkan Balasan