Panen Luar Musim, Petani Dapatkan Harga Tinggi

Panen raya jeruk seringkali dihadapkan pada harga yang jatuh. Hal ini disebabkan melimpahnya jeruk pada bulan-bulan tertentu. Petani sering mengeluh dengan kondisi tersebut.

Namun apabila petani dapat membuahkan hasil diluar musim panen raya akan mendapatkan harga yang tinggi. Meskipun hasil panen tidak sebesar musim panen raya namun dengan harga yang tinggi petani tetap mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Hal ini terbukti pada tanaman jeruk milik H. Mansyur di desa Plampangrejo kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Setelah beberapa waktu yang lalu di kebun jeruknya berhasil panen dan dihargai 12 rb/kg, kali ini hasil panen dihargai 16 rb/kg di tingkat petani.

Meskipun jumlah buah yg dipanen lebih sedikit dari sebelumnya namun harga yg tinggi menghasilkan keuntungan bagi petani.

Hasil ini menunjukkan bahwa apabila dapat mengatur pembuahan petani dapat panen di luar musim. Sehingga akan mendapatkan harga yang tinggi.

Menurut Buyung Al Fanshuri, SP peneliti Balitjestro, kuncinya adalah manajemen air, hara dan didukung pengendalian HPT yg tepat. Dengan memanajemen hal tersebut petani dapat mengatur pembungaannya.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian sendiri telah memiliki teknologi pembuahan jeruk berjenjang sepanjang tahun (Bujangseta). Dengan menerapkan teknologi ini petani dapat mengatur pembuahan jeruknya. 

Agenda

no event