Reposisi Pegawai Lingkup Balitjestro

Berita
Untuk penyegaran dan peningkatan kemampuan pegawai berdasarkan kualifikasi pendidikan dan jabatan serta pengembangan kaderisasi kepemimpinan internal Balitjestro, perlu dilakukan penataan tugas dan jabatan staf Balitjestro, tentunya berdasarkan pertimbangan yang obyektif seperti dipandang cakap dan memenuhi kualifikasi untuk dialihtugaskan kedalam jabatan baru. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balitjestro tentang penunjukan koordinator teknis dan administrasi kebun percobaan, perubahan keanggotaan tim program dan alih tugas beberapa pegawai, dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan pada hari Selasa tanggal 19 Januari 2010 di ruang pertemuan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika dihadiri oleh seluruh pegawai lingkup Balitjestro. Dalam sambutannya Kepala Balitejestro

Pengendalian Penyakit CVPD di Kabupaten Sambas-Kalimantan Barat

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat merupakan salah satu sentra utama jeruk di Indonesia. Dengan luas tanam sekitar 12.000 ha,  Sambas mampu memproduksi jeruk Siam Pontianak sekitar 120.000 ton per tahun.  Kini pertanaman jeruk di Kabupaten Sambas terinfeksi penyakit CVPD dengan luas serangan hampir 30 %.  Berbagai upaya  telah dilakukan oleh pemerintah daerah setempat guna menanggulangi penyakit berbahaya yang bisa mematikan perekonomian sekitar 20% penduduk kabupeten Sambas ini;  tetapi belum memberikan hasil yang memuaskan karena dilakukan secara parsial. Badan Litbang Pertanian melalui  BPTP Kalbar dan Balitjestro telah mengadakan pengkajian efektivitas dan peningkatan adopsi teknologi anjuran  penerapan PTKJS dalam mengendalikan penyakit CVPD di satu desa, yaitu desa Tebas S

Industri Jeruk di Australia, Sebuah Potret Kesinambungan Penanganan Agrobisnis Jeruk dari Hulu sampai Hilir

Artikel, Jeruk, Panen dan Pascapanen Jeruk
Pemerintah Indonesia melalui Badan Litbang Pertanian, Departemen Pertanian telah menandatangani naskah kerja sama dengan pemerintah Australia melalui the Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR), yaitu Proyek SMAR//2007/196 dengan judul “Pengembangan Pemasaran Jeruk di Indonesia Bagian Timur” selama tiga tahun, mulai tahun 2008 – 2010. Unit Pelaksana Teknis yang terlibat yaitu Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) sebagai national project coordinator, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Timur, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur. Adapun tujuan kerja sama ini adalah 1) mengenalkan dan membantu pen

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Balitjestro

Berita
Jum’at tanggal 8 Januari 2010, Karyawan Balitjestro bersuka cita dengan dimulainya pembangunan Masjid dengan luas bangunan ± 78 M2. Kerinduan karyawan Balitjestro untuk memiliki tempat ibadah sangat lama, dimana selama ini sholat dilakukan di salah satu ruang peneliti. Berkat dukungan, semangat, kerja keras panitia dan seluruh karyawan, Masjid yang terletak disebelah barat perpustakaan ini bisa didirikan. Berdasarkan musyawarah seluruh karyawan Balitjestro, musholla ini diberi nama ”Masjid Ar-Rahman". Peletakan batu pertama ini diawali dengan bacaan Basmallah dan takbir yang berkumandang dilaksanakan oleh Kepala Balitjestro, Dr.Ir.Hardiyanto,MSc. dengan disaksikan oleh seluruh karyawan – karyawati Balitjestro. Salah satu sambutan yang disampaikan adalah diharapkan dengan didirikannya

Kunjungan Unit Pengelola Keuangan (UPK) Kabupaten Probolinggo

Berita
Petugas dari Dinas Pertanian, petani dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok UPK kelurahan Jrebeng Kecamatan Kedopok Kabupaten Probolinggo mengadakan kunjungan ke Balitjestro sebanyak 25 orang. UPK ini merupakan salah satu Unit Pengelola Keuangan di tingkat desa dalam mengembangan tanaman anggur di Probolinggo. Lembaga ini bertugas menyalurkan kredit ke petani anggur sehingga bisa membantu dalam permodalan petani anggur khususnya. Menurut lurah Jrebeng Bpk Susila, tanaman angur yang dikembangkan kebanyakan Prabu Bestari, pada saat ini petani hanya bisa menanam secara tradisional tanpa sentuhan teknologi. Dengan kunjungan ini diharapkan bisa mengembangkan budidaya tanaman anggur dengan benar. Di Balitjestro disambut ucapan selamat datang oleh plh.Kepala Balai, Ir.Agus Sugiyatno dila...

Magang Petugas BPSB Jambi

Berita
Dalam rangka peningkatan sumberdaya manusia petugas pengawas benih tanaman propinsi Jambi melaksanakan magang di Balitjestro sejak tanggal 17- 19 Nopember 2009. Petugas yang mengikuti magang mempunyai jabatan yang cukup strategis yaitu sebagai koordinator pengawas benih  dan staf penilaian kultivar di UPTD Balai Pengawasan Sertifikasi Perbenihan Tanaman Propinsi Jambi. Yang melatarbelakangi kegiatan magang yaitu keinginan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai alur produksi bibit jeruk bebas penyakit dan menambah wawasan mengenai hama/penyakit yang menyerang tanaman jeruk serta budidaya jeruk yang benar. Sehingga setelah mengikuti magang diharapkan dapat mengorganisir, mengkoordinasi pemeliharaan pohon induk di propinsi dan memperdalam teknologi tanaman jeruk dan buah subtropika lainny

Kunjungan PVT

Berita
Pada hari Kamis tanggal 19 November 2009, Balitjestro dikunjungi oleh Dr. Arndjan van Wijk dari Naktuinbouw-Belanda bersama dua staff Perlindungan Varietas tanaman. Kunjungan mereka ke Jawa Timur  adalah dalam rangka mengetahui perkembangan PVT di beberapa Balai Penelitian di Jawa Timur, salah satunya Balitjestro. Di Balitjestro, selain mendapatkan informasi mengenai PVT pada jeruk, para tamu juga diajak berkeliling melihat fasilitas yang dimiliki Balitjestro. Jeruk menjadi primadona dan sebarannya semakin luas. Saat ini sekitar 40 varietas jeruk yang sudah terdaftar dari 200 lebih koleksi Balitjestro. Tidak berlebihan jika jeruk menjadi komoditas buah unggulan nasional karena memiliki nilai ekonomi tinggi, adaptasinya sangat luas, sangat populer dan digemari hampir seluruh lapisan masy

Kunjungan dan Workshop Tanaman Jeruk dalam rangka program linkages ACIAR-SADI

Berita
Balitjestro bekerjasama dengan ACIAR-SADI  (Australian Centre for International Agricultural Research - Smallholder Agribusiness Development Initiative) menyelenggarakan program Kunjungan dan Workshop Tanaman Jeruk dalam rangka program linkages ACIAR-SADI di Tlekung, Batu. Linkage visit ke Balitjestro ini bertujuan untuk meningkatkan keterkaitan penelitian dan pengembangan antara lembaga penelitian dan pengembangan di tingkat propinsi dengan Balitjestro, secara khusus tujuan program ini antara lain : Memberikan update kepada para peneliti di lembaga penelitian dan pengembangan tingkat propinsi mengenai sejumlah hasil penelitian tanaman jeruk yang bisa diterapkan atau yang bisa ditindaklanjuti dengan penelitian adaptif di tempatnya masing-masing. Memberikan kesempatan kepada para pene

Manfaat Stroberi

Artikel, Stroberi
gambar: skyhdwallpaper.comMendengar kata stroberi, yang terbayang adalah buah berwarna merah ranum dengan rasa asam manis dan segar. Makanan dan minuman berbahan dasar stroberi disukai banyak orang di seluruh dunia, baik dikonsumsi segar, maupun dicampur dengan salad maupun yoghurt. Mereka menyukai stroberi bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi juga karena buah ini kaya manfaat bagi tubuh.Tanaman stroberi, selain buahnya dapat dimakan, ternyata daun dan akarnya juga dapat dimanfaatkan. Berikut ini manfaat dari masing-masing bagian tanaman: Buah Bagian yang dapat dimakan dari buah stroberi mencapai 96%, kandungan gizi per 100 gram buah adalah sebagai berikut: Kandungan Gizi Nilai Satuan Air 92 g Energi 30 Kkal Protein ...

Lingkungan Ideal Kunci Masuk Meraih Sukses Usahatani Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
Ingin tahu berapa besar potensi pasar jeruk kita? Mari kita hitung, bila kebutuhan konsumsi buah jeruk segar diasumsikan 8 kg/kapita/tahun, maka dengan jumlah penduduk 237 juta jiwa (tahun 2010) dibutuhkan 1.896.000 ton/tahun. Jika produktivitas jeruk nasional sekitar 20 sampai dengan 25 ton/ha maka dibutuhkan kebun jeruk sekitar 75.840  hektar. luas lahan jeruk sekarang ini sekitar 57.083 ha (2010). Oleh karena itu, tidak aneh jika Indonesia selalu menjadi sasaran utama bagi negara eksportir buah. Jika produksi jeruk nasional tidak mampu memasok pasar dalam volume  yang cukup, berkesinambungan dan berdaya saing kuat maka asa membendung banjir jeruk impor akan menjadi sekedar impian belaka. Selain memiliki potensi pasar yang besar, usahatani jeruk terbukti memberikan pendapatan yang tin

Calon Varietas Unggul Lengkeng Poncokusumo

Artikel, Lengkeng
Saat ini, lengkeng yang sudah dilepas oleh pemerintah sebagai buah unggul  nasional adalah lengkeng varietas Batu (Temanggung) dan Selarong (Bantul). Jika dibandingkan dengan potensi lengkeng Indonesia yang berkembang mulai dari dataran medium sampai tinggi, jumlah varietas unggul ini masih sangat sedikit. Potensi unggul lokal yang dapat dipacu lagi perkembangannya menjadi buah unggul adalah lengkeng Bandungan, Ambarawa, Magelang, Tawangmangu, Blitar, Purworejo dan Tumpang, walaupun beberapa diantaranya hampir mengalami kepunahan karena perubahan jaman. Lengkeng Poncokusumo merupakan keturunan dari lengkeng Tumpang. Dibandingkan induknya, lengkeng ini mempunyai rasa buah yang manis agak masam, aroma wangi, buah berukuran lebih besar, daging buah tebal, ukuran daun lebih besar dan warna dau

Patogen, Gejala pada Tanaman, dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Patogen

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Salah satu patogen yang menimbulkan penyakit dengan kerugian yang besar adalah Phytophthora sp. Lebih dari 66% dari semua penyakit akar dan lebih dari 90% penyakit busuk pangkal batang pada tanaman berkayu disebabkan oleh Phytophthora sp. Berdasarkan beberapa literatur jenis Phytophthora yang biasa menyerang pada tanaman jeruk di banyak negara antara lain P. hibernalis, P. boehmeriae, P. cactorum, P. cinnamomi, P. citricola, P. citrophthora, P. drechsleri, P. megasperma, P. palmivora, P. parasitica (P. nicotianae), P. capsici, dan P.arecae, Sedangkan yang menyerang tanaman anggur adalah P. citricola, tanaman strawberry adalah jenis P. fragariae, dan tanaman apel adalah P. cactorum, P. drechsleri, P. cryptogea, P. citricola, P. cambivora, dan P. arecae. Ciri-ciri morfologi patogen Phy...

Panen dan Penanganan Pasca Panen Ranting Mata Tempel Jeruk Bebas Penyakit

Artikel, Jeruk
Alur distribusi materi perbanyakan jeruk bebas penyakit yang secara nasional telah dibakukan mengikuti beberapa tahapan, yaitu berawal dari  Blok Fondasi (BF) yang merupakan benih dasar yang berasal dari pohon induk bebas penyakit atau benih penjenis di LOLITJERUK, kemudian ke Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) yang merupakan benih pokok dari BF, dan selanjutnya mata tempel dari BPMT ini akan digunakan di Blok Penggandaan Benih Komersial (BPBK) atau penangkar bibit untuk menghasilkan benih sebar. Proses produksi bibit di  setiap tahapan dilakukan  berdasarkan regulasi yang berlaku dan dalam pelaksanaannya diawasi oleh petugas BPSB setempat secara berkala guna menjamin bahwa bibit yang dihasilkan benar benar bebas penyakit. Bibit jeruk komersial berlabel bebas penyakit yang ada di Indon

Anggur Jestro Ag60

Anggur, Artikel
Jika kita melihat anggur ini, sekilas hanya seperti anggur Bali yang ukurannya lebih kecil, tapi bila buah ini telah dimakan akan terlihat jelas perbedaannya. Hampir tidak ada biji dalam buah anggur ini karena bijinya tidak berkembang sempurna sampai tidak berbiji sama sekali. Mengenai rasa, hmm..tidak kalah dengan anggur impor. Jika anda menyukai buah yang segar dan manis, anggur ini patut dicoba. Tentu saja rasanya manis karena rasio gula asamnya bisa mencapai 27, padahal standar kemanisan anggur hanya 20. Bila anda berada di dataran rendah dengan curah hujan dan kelembaban rendah, anggur ini cocok ditanam. Apalagi jika daerah yang ingin ditanami anggur tanahnya lempung berpasir (porositasnya tinggi). Anggur Jestro Ag60 yang ditanam di daerah dengan kondisi dan tanah yang sesuai disertai...

Anggur Jestro Ag86

Anggur, Artikel
Satu lagi Varietas Anggur yang telah dilepas bersamaan dengan Anggur Jestro Ag60 yaitu Jestro Ag86. Berdasarkan kenampakan fisik tanaman dan buahnya, anggur ini mirip dengan anggur Kediri Kuning yang telah banyak ditanam di pekarangan-pekarangan pada umumnya. Tentu saja anggur ini juga memiliki adaptasi yang luas seperti anggur Kediri Kuning. Kelebihan Anggur Jestro Ag86 dibanding dengan anggur Kediri Kuning yaitu kemasakan buah dalam tandan yang lebih merata, ukuran buah yang sedikit lebih besar dan aroma buah yang lebih tajam saat dimakan. Anggur ini dapat berproduksi baik pada musim hujan maupun musim kemarau dengan hasil sampai dengan 9-16 kg per pohon tentu saja dengan budidaya yang optimal. Anggur Jestro Ag60 telah dilepas oleh Menteri Pertanian dengan no SK 1755/Kpts/SR.120/120/200...

OPT Penyebab Buah Burik Kusam pada Buah Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Kutu Sisik Kutu menyerang daun, ranting dan buah, menyukai tempat-tempat yang terlindung, seperti di bagian bawah permukaan daun di sepanjang tulang daun.  Kutu Sisik mengeluarkan toksin saat menusuk pada tanaman. Daun yang terserang akan berwarna kuning, terdapat bercak-bercak klorotis dan seringkali membuat daun menjadi gugur.  Serangan berat akan mengakibatkan ranting dan cabang menjadi kering serta terjadi retakan-retakan pada kulit. Jika serangan terjadi di sekeliling pangkal buah, akan menyebabkan buah gugur.  Akibat serangan pada buah dapat menurunkan kualitas, karena kotor dan bila dibersihkan meninggalkan bercak-bercak hijau atau kuning pada kulit buah. Embun Tepung (Powdery mildew) Patogen : Oidium tingitanium Carter. Penyebarannya di semua pertanaman jeruk  di Indone

Perbanyakan Bibit Jeruk Melalui Teknologi Somatik Embriogenesis (SE)

Artikel, Jeruk
Perbanyakan jeruk di Indonesia umumnya dilakukan dengan menyambung suatu batang bawah JC atau RL dengan batang atas komersial yang dikehendaki.  Dalam proses pembuatan bibit jeruk berlabel bebas penyakit alur peredaran mata tempel (entris) sudah dibakukan secara nasional dan perlu disosialikan oleh semua pihak yang berkepentingan. Alur peredaran entris jeruk dapat dilihat pada gambar dibawah ini  Dari alur pada Gambar di atas dapat dijelaskan bahwa distribusi mata tempel jeruk diawali dari penentuan calon pohon induk jeruk sampai menghasilkan pohon induk jeruk bebas penyakit.  Pada tahapan tsb. pengelolaannya dilakukan  oleh BALITJESTRO, dimana sampai dengan tahun 2010 pohon induk bebas virus yang telah  dihasilka mencapai ± 220 varietas , sedangkan untuk tanaman induk jeruk bebas p

Panduan Menentukan Dosis Pupuk Berdasarkan Hasil Panen untuk Tanaman Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk, Jeruk
Pendahuluan Perkembangan tumbuhan dalam kondisi alami seperti di hutan seimbang dengan pelapukan batu-batuan dan sisa organisme.  Adanya campur tangan manusia  seperti pengangkutan hasil panen menyebabkan pengurasan nutrisi dari tempat tumbuhnya sehingga tanah tidak mampu lagi mendukung kebutuhan tanaman secara normal.  Oleh karena itu, lahan-lahan pertanian semakin lama semakin kurus dan produktivitasnya terus merosot jika tidak diberi pupuk. Nutrisi pupuk yang terlarut dalam air diserap oleh akar tanaman, bersama dengan karbon dioksida dari udara dengan bantuan cahaya matahari dimasak di dalam daun menjadi senyawa penting untuk pertumbuah dan produksi buah.  Oleh karena itu, volume hasil, mutu buah dan umur produktif tanaman sangat bergantung pada pasokan nutrisi dari luar.

Mampukah Jeruk Keprok Nasional Kita Menggeser Jeruk Impor?

Artikel, Jeruk
Sampai saat ini Indonesia termasuk negara pengimpor jeruk terbesar kedua di ASEAN setelah Malaysia, dengan volume impor khususnya jeruk manis sebesar 127.041 ton selama kurun waktu 2005 – 2009 dengan rata – rata per tahun mencapai 25.408 ton atau setara dengan US $ 17.464.186/th Sedangkan untuk jenis keprok atau mandarin, selama kurun waktu 2005 – 2009 mencapai 504.063 ton atau sekitar 100.813 ton per tahun dengan nilai mencapai US $ 80.569.300 (Sumber BPS, 2010 diolah).  Tidak heran kalau banyak dijumpai jeruk impor hampir di semua swalayan termasuk pedagang buah di kaki lima. Yang sangat menyedihkan lagi jeruk impor ditata dan diletakkan lebih bagus dibandingkan dengan jeruk produk nasional, dan tampaknya konsumen juga kurang menyukai jeruk produk sendiri dengan alasan kualitasnya ma

Blok Fondasi sebagai Pohon Induk Jeruk

Artikel
Persiapan Tanam 1. Bentuk dan ukuran pot Pohon induk jeruk di Blok Fondasi ditanam di pot semen  beton  dengan  penampang  berbentuk bulat atau persegi panjang, tergantung selera dan nilai keindahan serta  berukuran tinggi 60 -80 cm x diameter 60 – 80 cm. Besarnya pot ini merupakan ukuran yang dirasa paling ideal karena telah mampu mendukung pertumbuhan  tanaman sampai pada umur yang dikehendaki, sedangkan bahan yang terbuat dari semen beton dipilih dengan alas an  bahwa lebih kuat dan tahan lama dibandingkan dengan  beberapa bahan lainnya. Pot dari bahan yang cepat rusak  dan dapat mengganggu pertumbuhan bahkan meracuni tanaman , seperti drum besi tidak disarankan  digunakan untuk pot di Blok Fondasi. 2. Media Tumbuh Media tumbuh yang digunakan dapat disesuaikan dengan keterse