Nikmati Segarnya Jus Jeruk Manis Pacitan

[cml_media_alt id='2045']manis pacitan[/cml_media_alt]Dalam kehidupan sehari-hari jus merupakan salah satu minuman yang disukai masyarakat. Dengan berbagai macam rasa dari buah-buahan jus sangat cocok dikonsumsi sebagai pelepas dahaga sehabis beraktivitas. Dari berbagai macam jus yang ada, jus jeruk juga menjadi favorit di masyarakat.

Jus jeruk banyak sekali kita jumpai diberbagai tempat, mulai dari restoran, warung-warung kecil hingga pedagang di pinggir jalan yang ada di masyarakat. Peminatnya pun bervariasi mulai dari orang tua sampai anak-anak menyukai jus ini. Jeruk manis pacitan merupakan salah satu varietas jeruk manis yang cocok sebagai bahan pembuatan jus.

Diantara jeruk manis lainnya jeruk ini tergolong paling manis sehingga sangat cocok untuk orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan bayi pun bisa mengkonsumsi jeruk ini sehingga jeruk ini dikenal dengan “Jeruk Baby”. Namun dari sekian banyak masyarakat yang mengkonsumsinya belum banyak yang tahu manfaat yang ada dalam jus tersebut. Selain rasanya yang manis jeruk ini juga mempunyai kandungan vitamin C yang cukup tinggi (49 mg/100 gr) yang berguna bagi tubuh kita.

Saat ini di Malang sendiri pembuatan jus jeruk manis pacitan banyak yang masih menggunakan cara yang sangat sederhana. Ketika kita berkunjung ke Pasar kaget di Gajayana Malang pada hari Sabtu-Minggu akan kita jumpai pedagang jus jeruk manis pacitan beserta cara pembuatannya. Namun meski dengan proses pembuatan sederhana segarnya jus jeruk manis pacitan tetap terasa sehingga banyak masyarakat banyak yang tertarik untuk menikmati jus ini.

Bahan baku pembuatan jus jeruk ini didatangkan dari sentra produksi jeruk manis pacitan di Kecamatan Dau Malang. Sebagai sentra utama jeruk manis terluas di Indonesia dengan luas tanam 500 ha daerah ini mampu menghasilkan 17.500 ton jeruk manis yang produksi utamanya jeruk manis Pacitan. Didaerah ini mayoritas masyarakatnya merupakan petani jeruk yang salah satunya jeruk manis pacitan. Dengan lahan yang cukup luas daerah ini mampu menghasilkan jeruk manis yang cukup besar. Produksi jeruk manis ini sendiri dapat kontinyu karena berbuah sepanjang musim (dibuahkan secara bergilir dan tidak terlalu tergantung musim), sehingga apabila dikembangkan pengolahan dari jeruk ini akan semakin meningkatkan pendapatan bagi petani.

Selama ini jus jeruk di Indonesia masih mengimpor konsentrat jeruk dari luar negeri sebagai bahan baku utama dan sedikit substitusi dari konsentrat jeruk siam lokal sebagai bahan baku utama padahal ada jenis jeruk yang sesuai untuk bahan jus jeruk yaitu jeruk manis. Jeruk manis pacitan ini sangat cocok untuk dibuat minuman segar seperti jus, karena rasa yang manis segar. Selain itu jeruk ini kurang cocok sebagai hidangan meja karena susah dalam pengupasan kulit dan buahnya paling cocok untuk diperas untuk diambil sari atau air dari jeruk itu. Untuk itu perlu adanya dukungan dalam rangka pengembangan jeruk manis Pacitan sebagi bahan pembuat jus dengan lebih memaksimalkan pengolahan pasca panen sehingga petani akan lebih berproduktif dan mempunyai keuntungan yang lebih. Dan dengan pengembangan alat pengolah jus yang lebih modern akan mengahsilkan jus jeruk manis pacitan yang lebih segar dan akan lebih banyak dalam memproduksi jus jeruknya dan pada akhirnya akan meningkatkan daya tarik orang untuk menikamati segarnya jus jeruk manis Pacitan. (Fajar dan Hasim)

[cml_media_alt id='2046']Harga Jus Manis Pacitan[/cml_media_alt]

Tinggalkan Balasan