Monitoring Jeruk di Kabupaten Trenggalek

 
 
Kepala Balitjestro Dr. Ir. Harwanto, M. Si beserta tim mengadakan monitoring perbenihan jeruk bantuan Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian melalui Balitjestro di Kabupaten Trenggalek.
 
Kegiatan yang dilaksanakan Selasa (14/1) ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman yang telah ditanam oleh kelompok tani di beberapa lokasi di Kecamatan
Pule.
 
Dalam kesempatan itu diberikan sekilas tentang budidaya jeruk oleh Dr. Anang Triwiratno dan Ir. Agus Sugiyatno, MP. khususnya pemangkasan untuk membentuk arsitektur tanaman. Jumlah benih yang disalurkan di Kecamatan Pule sejumlah 12000 dan di Kecamatan Doko 1500.
 
Di Kecamatan Pule, benih diberikan kepada 6 kelompok tani yaitu Sumber Makmur, Ngudi Rahayu, tani makmur, bumi mulyo, margo mulyo 1, dan ngudi makmur. Benih ini diberikan pada tahun 2018 dan 2019 sebagai bagian program 1 juta benih gratis yang dilaunching Kementan tahun lalu. Umur tanaman berkisar antara 1 tahun, 8 bulan dan 3 bulan.
 
Dari 12000 tanaman apabila ditanam di lahan jika di rata rata 400 tan/ha maka luas lahan pengembangan mencapai 30 ha. Dukungan dari semua pihak dan penerapan teknologi yang tepat sangat diperlukan untuk keberhasilan pengembangan jeruk di Kabupaten Trenggalek khususnya di Kecamatan Pule.
 
Selain itu di tahun 2018 disalurkan benih sejumlah 4000 pohon untuk Selingkar Wilis sebagai program Gubernur Jawa Timur. Ketua Poktan Sumber Makmur Samto menyampaikan bahwa di lahannya telah ditanam jeruk sejumlah 150 pohon jenis siam dan keprok pulung yang dijadikan objek petik jeruk dengan hasil mencapai 30 jt per musim.
 
Dengan adanya bantuan dan pendampingan ini harapannya jeruk mampu berkembang dan meningkatkan pendapatan bagi petani.
Dalam kegiatan ini turut mendampingi Ibu Siti Mubarokah dari Dinas Pertanian dan Ibu Tosiah Arif dari BPP Kecamatan Pule. (aminuddin fajar/balitjestro)
Agenda

no event