Monev Kegiatan PUI di Balitjestro

Pada awal tahun 2017 ini Balitjestro terpilih sebagai salah satu lembaga Litbang yang dibina oleh Kemenristekdikti menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI) dengan fokus unggulan Riset dan Pengembangan Jeruk. Pembinaan Balitjestro menjadi PUI diharapkan dapat menguatkan kapasitas dan kapabilitas Balitjestro menjadi lembaga Litbang yang bertaraf internasional.

Tahap supervisi sudah dilalui oleh Balitjestro pada bulan Juni yang lalu. Sedangkan tahap monitoring dan evaluasi baru dilaksanakan kemarin Selasa 31 Oktober 2017 dengan agenda Monev dan Penyelarasan Masterplan PUI bertempat di Roemah YWI, Batu.

Monitoring dan Evaluasi selain dilakukan secara online dengan mengisi form supervisi dan capaian kinerja di website pui.ristekdikti.go.id, juga dilakukan dengan pengecekan dokumen-dokumen yang diklaim sebagai capaian kinerja Balitjestro. Dari hasil supervisi didapatkan nilai total capaian indikator 811,21, dengan rincian 173,33/200 Absorptive Capacity; 183,33/300 Research and Development Capacity; 454,55/500 Disseminating Capacity. Namun hasil tersebut masih bersifat sementara dan akan dikonfirmasi kembali di bulan November oleh tim pakar yaitu Yudho Baskoro Muriadi (Kemenristek), Y.Andi Trisyono (UGM), dan Agus Muharam (BBP2TP). Hasil akhir nanti akan ditentukan dari kegiatan monev ini.

Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Sekretariat PUI Pusat, Yudho Baskoro, kemudian dilanjutkan dengan Presentasi Profil Balitjestro oleh Kepala Balitjestro, M. Taufik Ratule. Laporan Kemajuan disampaikan oleh Mutia Erti Dwiastuti selaku Ketua Tim PUI Balitjestro, setelah pemaparan roadmap dari Wisnu Unjoyo (Kasubag TU/Anggota Tim PUI), Chaireni M. (Ketua Kelti Pemuliaan/Anggota Tim PUI) dan Anang Triwiratno (Kasi Yantek & Jaslit/Anggota Tim PUI).

Acara monev ini diakhiri dengan penyampaian beberapa masukan dan strategi dari masing-masing anggota Tim Pakar untuk dapat meningkatkan capaian kinerja Balitjestro menuju kenaikan status dari “dibina” menjadi “ditetapkan” sebagai PUI.(Trifena)