Mengembalikan Kejayaan Jeruk Siam Gunung Omeh dan Keprok Kacang Solok

BPTP Sumbar Siap Gandeng Balitjestro Kembangkan Jeruk Unggulan

BPTP Sumatera Barat melalui Kepala Balai Dr. Hardiyanto, M.Sc dan Koordinator Program Ir. Azwir, M.Si mengunjungi Balitjestro dan diterima Kepala Balitjestro Dr. Ir. Muchdar Soedarjo, MSc. Maksud kunjungan ini adalah sebagai penjajakan kerja sama pengembangan kawasan jeruk seluas 500 hektar di Sumatera Barat. Balitjestro sebagai balai penelitian komoditas jeruk dinilai mampu mendukung program ini dengan berbagai produk benih unggul, inovasi teknologi yang sudah dihasilkan dan kawalan teknologi oleh SDM Balitjestro.

Gambar. (kiri) Kepala Balitjestro Dr. Ir. Muchdar Soedarjo, MSc. menyambut kedatangan Kepala BPTP Sumatera Barat Dr. Hardiyanto, M.Sc dan Koordinator Program Ir. Azwir, M.Si. (kanan) Meninjau visitor plot PTKJS (Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat)

[cml_media_alt id='2131']Berita BPTP Sumbar 3[/cml_media_alt]Sumatera Barat terkenal dengan Jeruk Siam Gunung Omeh dan Keprok Kacang Solok. Masyarakat Sumatera Barat pernah merasakan masa kejayaan menanam jeruk, namun sekarang kedua varietas jeruk tersebut sulit dijumpai di pasar, pengembangannya juga masih sangat terbatas. Padahal potensi ekonomi jeruk ini sangat besar, disisi lain peluang ekspor juga terbuka. Dengan tambahan lahan jeruk seluas 500 hektar di tahun 2012 ini dan berlanjut pada tahun berikutnya serta dengan bekerjasama yang baik dengan Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Barat dan Dinas Pertanian setempat, harapan kembalinya kejayaan jeruk Siam Gunung Omeh dan Keprok Kacang Solok akan terwujud.

Profil Siam Gunung Omeh dan Keprok Kacang Solok

Siam Gunung Omeh citarasanya manis, segar dengan tingkat kemanisan 10,5-11,5 brix, bentuk buah bundar pipih, ukuran buah sedang (300-400 gram), warna kulit kuning. Warna daging buah oranye dengan produktifitas per pohon 50-75 kg/pohon/tahun. Pengembangan cocok untuk daerah dataran tinggi (750-950 mdpl). Siam Gunung Omeh ini telah dilepas pada tahun 2008.

Sedangkan Keprok Kacang Solok rasanya manis, sedikit asam dan segar dengan tingkat kemanisan 9-12 brix. Bentuk buah bulat agak pipih, ukuran buah sedang, warna kulit hijau kekuningan, warna daging buah oranye dengan produktifitas 25-40 kg/pohon/tahun. Area pengembangan di dataran rendah dan tinggi. Keprok Kacang Solok dilepas pada tahun 2008.

Tinggalkan Balasan